• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Serambi Indonesia

Raksasa Merah Putih Berkibar di Gunung

Kamis, 18 Agustus 2011 07:50 WIB
Raksasa Merah Putih Berkibar di Gunung
KOMPAS.COM
Bendera merak putih berukuran raksaksa diarak kelompok makasiswa pencinta alam Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Rabu (17/8/2011).
SERAMBINEWS.COM, PINRANG - Sekelompok mahasiswa Pencinta Alam Estim dan Pencinta Alam Teknik Sekolah Tinggi Tekhnik (STT) Baramuli, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ini memiliki cara unik dalam merayakan kemerdekaan Republik Indonesia. Mereka menaiki Gunung Paleteang di Kabupaten Pinrang sambil mengarak bendera raksasa dan mengibarkannya di puncak gunung.

Bersamaan dengan detik-detik proklamasi, para mahasiswa itu membawa bendera merah putih berukuran 6 x 22 meter menuju puncak Gunung Paleteang. Perjalanan itu menempuh jarak kurang lebih 5 kilometer dan disaksikan oleh warga setempat.

"Sebagai bentuk partisipasi kami selaku generasi muda dalam mengisi dan memperingati hari ulang tahun RI yang ke-66, kami berinisiatif menggelar upacara dan mengibarkan bendera berukuran besar di puncak Gunung Paleteang," kata Asriadi, anggota KPA Estim kepada Kompas.com, Rabu (17/8/2011) siang.

Sedikitnya 21 mahasiswa ikut menggotong bendera raksaksa tersebut menuju puncak gunung. Asriadi mengatakan, tim sengaja memilih puncak Gunung Paleteang sebagai tempat upacara pengibaran bendera tersebut karena keterkaitan mereka sebagai pencinta alam terhadap gunung tersebut.

Para pencinta alam yang tengah menjalankan ibadah puasa itu tetap bersemangat merayakan Hari Kemerdekaan RI dengan mengarak bendera di tengah cuara terik. Selain mengibarkan bendera, mahasiswa pencinta alam ini juga mengadakan buka puasa bersama di puncak gunung yang sama.

Abdul Rahman, salah seroang warga yang turut menyaksikan arak-arakan bendera raksaksa tersebut, menyatakan apresiasinya atas terobosan yang dilakukan generasi muda Kabupaten Pinrang. "Ini menunjukkan betapa mahasiswa selaku generasi muda memahami dan tahu cara menghargai kemerdekaan yang didapatkan dari tetesan darah para pejuang pahlawan bangsa," katanya.
Editor: saidnajli
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas