SerambiIndonesia/
Home »

Sport

MotoGP

Rossi-Ducati Beri Indikasi Beralih ke Sasis Aluminium

Valentino Rossi dan bos teknik Ducati, Filippo Preziosi, memberikan indikasi yang kuat bakal membuat perubahan yang drastis

SERAMBINEWS.COM - Valentino Rossi dan bos teknik Ducati, Filippo Preziosi, memberikan indikasi yang kuat bakal membuat perubahan yang drastis pada sasis motor Desmosedici. Berdasarkan rangkaian hasil tes, dua orang paling berpengaruh ini bakal mengalihkan sasis motor tim yang bermarkas di Bologna tersebut ke rangka konvensional alumunium untuk proyek mendatang.

Sejak pertama kali menunggang Desmosedici 2011 di Valencia pada November tahun lalu, Rossi sudah mengeluh tentang kurangnya rasa di bagian front-end dan kesulitan untuk mengendalikan motor yang "liar" (understeer) itu.

Seiring bertambahnya keluhan-keluhan "The Doctor", maka muncul spekulasi Ducati mempertimbangkan untuk mengganti rangka serat karbon yang rigid, yang sekarang sedang dipakai, dengan rangka alumunium. Artinya, rangka tersebut (alumunium) akan identik dengan apa yang sudah digunakan seluruh motor pabrik Jepang.

Rossi sudah berulang kali membantah dirinya membuat permintaan khusus kepada Preziosi agar Ducati mengembangkan sasis aluminium dan setidaknya dilakukan uji coba. Tapi mantan pebalap Honda dan Yamaha ini kemudian memberikan indikasi yang kuat, bahwa sebuah arah baru sudah direkomendasikannya di Brno akhir pekan lalu.

Pebalap berusia 32 tahun ini mengatakan: "Kami banyak berbicara untuk mencoba dan memperbaiki motor ini, dan saya sadar bahwa di Ducati mereka sudah bekerja keras, tetapi saya tidak tahu persis tentang kerangka aluminium atau solusi lain. Bagi saya, salah satu cara cerdas adalah bekerja dengan dua ide yang berbeda.

"Anda bisa mencoba untuk membuat beberapa perbedaan kecil untuk meningkatkan performa, tapi bagi saya, akan lebih cerdas bila mereka berkonsentrasi pada sesuatu yang berbeda, mungkin di masa mendatang."

Argumen Rossi didukung bos kru, Jerry Burgess. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan MCN pada akhir bulan Juli, orang yang paling banyak berperan dalam prestasi Rossi untuk merengkuh tujuh gelar juara dunia MotoGP tersebut mengatakan bahwa perlu ada beberapa proyek paralel untuk membuat penilaian.

"Sangat mudah untuk mengatakan bahwa ada sesuatu yang lebih konvensional. Tidak semua perusahaan yang ikut balapan melakukan apa yang perusahaan lain lakukan, dan ini adalah keputusan yang dibuat pada tingkat yang jauh lebih tinggi daripada di mana aku berdiri dalam kelompok Ducati.

"Sebagai sebuah grup, jika kami serius tentang balapan yang seharusnya dilakukan, maka sesuatu tentu harus berubah, dan kami perlu versi yang lebih banyak dari apa yang ada, supaya bisa diturunkan di trek. Kami perlu lebih banyak uji coba dan kemudian bisa dilihat di mana kami berada.

"Idealnya, di sebuah perusahaan dengan sumber daya yang besar, anda sebaiknya menjalankan dua proyek paralel, atau di beberapa perusahaan ada tiga atau empat, tergantung pada kekuatan yang dimiliki. Itu menentukan berapa banyak yang bisa lakukan dan seberapa banyak perbedaan yang dapat anda lakukan."

Mengenai pertimbangan untuk beralih ke rangka alumunium usai sesi tes hari pertama di Brno, awal pekan ini, Preziosi menjawab: "Kami memiliki pikiran yang terbuka. Kami siap menggunakan apa yang diyakini lebih baik.

"Kami sedang mengeksplorasi solusi yang berbeda dan saya tidak berpikir bahwa material adalah hal utama, tetapi yang pasti bentuk, kekakuan dan distribusi kekakuan untuk panjang adalah hal yang kami ingin eksplorasi untuk meningkatkan pengetahuan.

"Setiap kali anda melakukan sesuatu yang baru pada jalur yang telah dibandingkan dengan solusi yang ada, maka ini tidak ada yang istimewa. Hal tersebut merupakan apa yang kami lakukan dengan rangka motor pada tes Barcelona dan meminta Casey (Stoner) membandingkannya."

Editor: mufti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help