Mahadi yang Ahlinya Koperasi
Pada tahun 2007 lalu, seluruh guru SMTI dari berbagai provinsi di Indonesia diundang ke Jakarta. Jumlahnya lumayan banyak, lebih dari 500 orang.
Materi yang dites, menurut Mahadi, antara lain, aspek kepemimpinan dan kerja sama tim. Mahadi juga diminta mempresentasikan makalahnya di depan dewan juri dari Departemen Perindustrian. “Yang kita jabarkan, antara lain, adalah kiat-kiat agar SMTI bisa sukses,” kata Mahadi kepada Serambi di ruangannya gedung SMTI Negeri Banda Aceh, Selasa kemarin.
Substansi makalah Mahadi, antara lain, kiat agar kualitas SMTI bisa terus meningkat sesuai dengan kebutuhan zaman. Termasuk bagaimana cara menjalin hubungan antara institusi pendidikan dengan dunia kerja.
Selain itu, Mahadi juga berprestasi di bidang koperasi.Bahkan saat pertama sekali mengajar di SMTI, Mahadi diserahi tugas untuk mengurus koperasi. Di Dekopin Aceh, hingga kini Mahadi juga dipercaya sebagai pimpinan Dewan Koperasi Wilayah Aceh. Tidak salah, kalau pada hari Koperasi Indonesia tahun 2007 lalu, Dewan Koperasi Indonesia dan Pemda Aceh menyerahkan penghargaan kepada Mahadi sebagai Pelopor Pemuda Koperasi Aceh. “Mungkin karena saya dari dulu getol di bidang perkoperasian,” kata Mahadi, yang saat ini bersama teman-temannya sedang menyusun draf qanun koperasi untuk diserahkan kepada DPR Aceh. (sak)