Balai Bahasa Mulai Jaring Duta Bahasa
Selasa, 13 September 2011 09:48 WIB
Berita Terkait
- Spirit Aceh untuk Miss Indonesia
- Arimulomi Band Hibur Penonton
- Anak-anak Ikut Lomba Lukis dan Mewarnai
- Grup Say Heloo To President Juara Festival Band RRI
- Rencong Nanggroe Juara Band Dies Natalis UTU
- Maghfirah Juara Penelitian Remaja
- Bintang Radio Takengon Bertarung di Manado
- Fadhil dan Putri Duta Bahasa 2011
- 4 Remaja Wakili Aceh ke Jakarta
- Lisya Bangga Kenakan Jilbab
BANDA ACEH - Balai Bahasa Banda Aceh mulai membuka pendaftaran peserta “Duta Bahasa 2011”, sejak Senin (12/9) kemarin. Peserta yang mewakili Duta Bahasa dari Aceh nantinya, akan berkompetisi lagi di tingkat nasional pada Oktober mendatang.
Kepala Balai Bahasa Banda Aceh, Teguh Santoso, mengatakan pemilihan Duta Bahasa dilakukan setiap tahun. Pendaftaran sudah dibuka sejak kemarin sampai dengan 30 September 2011. Namun, pendaftaran segera ditutup jika pesertanya sudah berjumlah 30 orang meskipun belum tanggal 30 September.
“Tujuan pemilihan ini adalah mengajak generasi muda menjadi Duta Bahasa yang mampu memasyarakatkan bahasa agar penggunaan bahasa di masyarakat menjadi baik dan benar. Misi lainnya, pemasyarakatan bahasa dan partisipasi generasi muda dalam melestarikan bahasa daerah,” kata Teguh Santoso kepada Serambi, Senin (12/9) kemarin.
Selain itu, kata Teguh, kegiatan tersebut juga bagian dari program pertukaran budaya antar-provinsi. Itu sebabnya, calon-calon yang akan mendaftar, wajib bisa berbahasa Aceh, selain bahasa asing.
Diakuinya, saat ini Balai Bahasa Banda Aceh juga menambah beberapa kriteria teknis lain, seperti tinggi badan minimal 160 cm untuk perempuan dan 165 cm untuk laki-laki.
“Awalnya kriteria hanya pada IQ, namun sekarang penampilan kami masukkan jadi salah satu syarat. Kalau tidak, calon-calon kita kebanting di Jakarta, susah bersaing di sana,” kata Teguh.
Ia menambahkan, Aceh belum pernah meraih juara I nasional. Duta Bahasa dari Aceh hanya pernah meraih juara harapan pada tahun 2010 lalu. Teguh berharap Aceh kali ini bisa masuk nominasi.
Kepada masyarakat Aceh yang berminat menjadi peserta, kata Teguh, bisa mendaftarkan diri ke Balai Bahasa Banda Aceh, Jalan Panglima Nyak Makam 21, Lampineung, Banda Aceh. Atau bisa telepon ke nomor (0651)7551096.(sak)
Kepala Balai Bahasa Banda Aceh, Teguh Santoso, mengatakan pemilihan Duta Bahasa dilakukan setiap tahun. Pendaftaran sudah dibuka sejak kemarin sampai dengan 30 September 2011. Namun, pendaftaran segera ditutup jika pesertanya sudah berjumlah 30 orang meskipun belum tanggal 30 September.
“Tujuan pemilihan ini adalah mengajak generasi muda menjadi Duta Bahasa yang mampu memasyarakatkan bahasa agar penggunaan bahasa di masyarakat menjadi baik dan benar. Misi lainnya, pemasyarakatan bahasa dan partisipasi generasi muda dalam melestarikan bahasa daerah,” kata Teguh Santoso kepada Serambi, Senin (12/9) kemarin.
Selain itu, kata Teguh, kegiatan tersebut juga bagian dari program pertukaran budaya antar-provinsi. Itu sebabnya, calon-calon yang akan mendaftar, wajib bisa berbahasa Aceh, selain bahasa asing.
Diakuinya, saat ini Balai Bahasa Banda Aceh juga menambah beberapa kriteria teknis lain, seperti tinggi badan minimal 160 cm untuk perempuan dan 165 cm untuk laki-laki.
“Awalnya kriteria hanya pada IQ, namun sekarang penampilan kami masukkan jadi salah satu syarat. Kalau tidak, calon-calon kita kebanting di Jakarta, susah bersaing di sana,” kata Teguh.
Ia menambahkan, Aceh belum pernah meraih juara I nasional. Duta Bahasa dari Aceh hanya pernah meraih juara harapan pada tahun 2010 lalu. Teguh berharap Aceh kali ini bisa masuk nominasi.
Kepada masyarakat Aceh yang berminat menjadi peserta, kata Teguh, bisa mendaftarkan diri ke Balai Bahasa Banda Aceh, Jalan Panglima Nyak Makam 21, Lampineung, Banda Aceh. Atau bisa telepon ke nomor (0651)7551096.(sak)
Editor : bakri
