Rabu, 26 November 2014
Serambi Indonesia

BTN Bidik Takengon

Kamis, 20 Oktober 2011 09:41 WIB

BTN Bidik Takengon
Pinca Bank BTN (Persero tbk) Cabang Banda Aceh, Budi Permana meletakkan batu pertama pembangunan perumahan Petor Gayo Indah di Kampung Empus Talu, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (19/10).. SERAMBI/JALIMIN
* Kantor Cabang Pembantu Akan Didirikan  

TAKENGON - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Banda Aceh membidik kota dingin Aceh Tengah. Bank spesialis perumahan itu yang terkenal dengan kredit perumahan rakyat (KPR) mulai melihat potensi pembangunan perumahan oleh developer untuk segera mendirikan kantor cabang pembantu (KCP) dengan tujuan memudahkan warga memiliki rumah.     

Saat ini, sejumlah staf sedang melihat potensi dan kelayakan operasional pendirian Kantor Cabang Pembantu di daerah penghasil kopi tersebut. Bukan itu saja, Budi Permana yang baru saja menjadi Kepala Cabang BTN Banda Aceh sejak awal September 2011 ikut melihat potensi yang terpendam untuk dikembangkan.

Budi Permana didampingi staf BTN meletakkan baru pertama pembangunan perumahan Petor Gayo Indah di Kampung Empus Talu, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (19/10). Dia menyatakan rencana pembukaan kantor cabang pembantu atau outlet BTN di Takengon makin terbuka lebar setelah Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM menemui Wakil Direktur Utama PT BTN Pusat, Evi Firmansyah di Jakarta tiga hari lalu.

“Kami sedang menjajaki pembukaan outlet BTN di Kota Takengon,” ujar Budi Permana yang disambut antusias para calon penghuni rumah Petor Gayo Indah dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Tengah, Drs Muhammad Syukri MPd.

Dia berharap, outlet itu akan memudahkan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan cara kredit dengan bunga tetap yang tidak terpengaruh dengan gejolak pasar dan perubahan harga. Disebutkan, sejak dirintis 66 tahun lalu, BTN dipercayakan oleh pemerintah untuk mengurus pembiayaan perumahan, termasuk Aceh Tengah.

“Sangat sedikit pengembang di Aceh Tengah, dan hanya Komplek Perumnas Kebayakan yang dibangun pengembang dengan dana perbankan,” ujar Budi Permana. Sebelum beroperasinya Bank BTN di Takengon, katanya, proses pengurusan kredit perumahan, Bank BTN Cabang Banda Aceh atau Bank BTN Cabang Lhokseumawe melayani secara antar-jemput permohonan kredit rumah para PNS dan warga Aceh Tengah.  

Sementara, Muhammad Syukri mengatakan potensi permintaan rumah di Aceh Tengah sangat tinggi, walau baru satu developer (pengembang) yang berani membangun rumah yakni CV Pranca Porindo melalui perumahan Petor Gayo Indah. Saat ini, sedang dibangun 23 unit rumah dari rencana sebanyak 200 unit.

Padahal, katanya, jumlah PNS di Aceh Tengah mencapai 6.000 orang dan sebagian besar membangun rumah sendiri tanpa bantuan perbankan. “Ribuan PNS dan warga Aceh Tengah merupakan potensi kepemilikan rumah,” ujar Muhammad Syukri diampingi Direktur CV Pranca Porindo, Ir Ampera Gencha MT.   Bila Bank BTN membuka outletnya di Takengon, dia yakin akan semakin banyak pengembang dan warga yang ingin membangun dan memiliki rumah sendiri.

Selain itu, di Kabupaten Aceh Tengah sudah beroperasi tujuh unit bank yakni Bank BRI Cabang Takengon, Bank Aceh Cabang Takengon, Bank Mandiri Cabang Takengon, Bank Aceh Syariah Cabang Takengon, Bank BTPN Cabang Takengon, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Renggali Takengon dan Bank BNI Kantor Layanan Takengon.(min)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas