Senin, 13 April 2026

Pesta Tarian Saman Meriah

Pagelaran pesta tarian khas Aceh, Saman di Blangkerejen, Kabupaten Gayo Lues yang diikuti enam kabupaten berlangsung meriah

Editor: bakri
zoom-inlihat foto Pesta Tarian Saman Meriah
Peserta tari saman binaan Pemkab Galus tampil diarena pembukaan seni budaya serumpun yang digelar Pemkab Galus, berlawanan dengan tarian saman dari Kabupaten Agara, di pentas Pujasera, Blangkejeren. Dan langsung disaksikan ribuan warga Galus. Jumat (21/10) malam. Serambi/Rasidan
* Dihadiri Ribuan Warga Gayo Lues

BLANGKEJEREN - Pagelaran pesta tarian khas Aceh, Saman di Blangkerejen, Kabupaten Gayo Lues yang diikuti enam kabupaten berlangsung meriah. Puluhan ribu warga tumpah-ruah ke arena pertunjukan di Gedung Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) pada Jumat (21/10) malam yang dibuka Bupati Galus, Ibnu Hasim.

Festival seni budaya serumpun itu berlangsung selama dua hari, dari Jumat sampai hari ini, Sabtu (22/10) malam. Peserta berasal dari Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Aceh Timur dan Aceh Tamiang, selain tuan rumah, Gayo Lues. Sedangkan dua kabupaten lainnya, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam berhalangan hadir, terkait meninggalnya orang nomor satu Aceh Singkil baru-baru ini.

Pembukaan diawali dengan tarian Saman Pemkab Galus versus grup Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), disusul dengan tarian bines Gayo Lues dan tarian saman dari kabupaten lainnya. Ibnu Hasim, dalam sambutannya mengatakan pagelaran pentas seni budaya ini dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-66, sekaligus mempertegas eksistensi budaya lokal.

“Tarian saman telah menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat Gayo dan khususnya masyarakat Gayo Lues,” ujarnya. Dia menyebutkan, seluruh kaum lelaki dari seluruh desa yang ada di Kabupaten galus mampu membawakan dan menampilkan tarian saman dengan baik.

Sementara Ketua Seni budaya Galus, Ali Husin mengatakan hiburan rakyat ini menampilkan tarian saman secara berlawanan (ara mangka ara nging-red),  kemudian seni didong serta tarian bines. “Tarian saman telah diakui lembaga PBB  UNESCO,” tutur Ali Husin yang juga seniman, sekaligus anggota DRPK Galus dari fraksi Golkar.(c40)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved