Minggu, 29 Maret 2015

Kuliah Gratis di Brunei

Selasa, 25 Oktober 2011 11:00

Kuliah Gratis di Brunei - 251011foto.20_.jpg
Suasana Belajar di IT Class Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB) Bunei Darussalam
Kuliah Gratis di Brunei - 251011foto.22_.jpg
Muhammad Sufri

ADA yang menarik tatkala saya mendapat kesempatan ikut Pertandingan Pidato Pendidikan Islam (PPPI) berbahasa Melayu yang dilaksanakan Kolej University Perguruan Ugama (KUPU), salah satu perguruan tinggi agama Islam di Brunei Darussalam. Dalam lomba pidato bertema “Kewibawaan Guru Pendidikan Islam” itu saya mewakili mahasiswa IAIN Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian acara dalam rangka Sempena Majlis Konvokesyen Pertama (wisuda I) KUPU Bandar Sri Begawan. Pertandingan ini berlangsung 19-21 Oktober 2011 di Radio Television Brunei (RTB).

Selama di sana, saya amati bahwa negara kerajaan yang menganut sistem monarki ini sangatlah sejahtera. Brunei mampu menyelenggarakan pendidikan gratis bagi seluruh rakyatnya. Mulai dari tingkat tadika (taman didikan kanak) selama tiga tahun hingga ke kolej (perguruan tinggi).

Tadika, kalau di Aceh setara dengan taman kanak-kanak (TK). Setamat tadika, seorang anak akan masuk ke tingkat sekolah rendah selama enam tahun. Di Aceh, sekolah rendah ini setara SD atau madrasah ibtidaiah (MI). Selanjutnya barulah anak didik melanjutkan ke sekolah menengah (tingkat SMP).

Tapi ada sedikit praktik pendidikannya yang berbeda dengan kita di Indonesia. Jika di Indonesia SMP-nya cuma tiga tahun, tapi di Brunei mestilah lima tahun. Setelahnya barulah lanjut ke jenjang berikutnya yang dinamai pusat jenjang tingkatan enam selama dua tahun (di Indonesia setara dengan SMA/MA). Jenjang sekolah ini merupakan salah satu syarat untuk dapat masuk perguruan tinggi.

Salah satunya adalah di Kolej Universiti Perguruan Ugama (KUPU), tempat saya ikut lomba pidato serumpun Melayu pekan ini.

Perhatian Sultan Brunei terhadap pendidikan sangatlah besar. Seluruh mahasiswa yang kuliah di universitas mendapat bantuan pendidikan $B 400 (setara Rp 2,56 juta) per bulan. Biaya ini diberikan kepada setiap warga Brunei yang kuliah di setiap universitas, di luar biaya kuliah yang juga digratiskan.  

Halaman12
Editor: bakri
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas