SMA Unggul Tapaktuan
Menuju Pendidikan Berstandar Internasional
SMA Unggul Tapaktuan, merupakan salah satu lembaga pendidikan lanjutan atas di Kabupaten Aceh Selatan. Sekolah yang berdiri Juli tahun 2000 lalu
Seiring dengan perkembangannya sekolah ini lalu dinegerikan pada bulan April 2004 dengan nama SMA Negeri Unggul Kabupaten Aceh Selatan. Kemudian, pada saat perubahan nomenklatur pada tahun 2006, nama berubah kembali berobah menjadi SMA Unggul Aceh Selatan.
Sebelum memiliki gedung sendiri di Jalan Gunung Durian, Desa Lhok Bengkuang sekitar 2,5 Km dari Kota Tapaktuan, Ibu Kota Kabupaten Aceh Selatan, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar SMU Unggul dan pengasramaan siswanya ditumpangkan di gedung SMU 1 Tapaktuan di Jalan Jenderal Sudirman. Proses belajar dan mengajar di gedung baru itu baru permanen tahun ajaran 2008-2009.
”Alhamdulillah sudah banyak prestasi yang diukir oleh siswa yang bersekolah di SMA Unggul ini,” kata Kepala SMA Unggul Yusaif SPd kepada Serambi beberapa hari lalu.
Prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh dewan guru dan siswa, di antaranya, tiga kali juara 1 guru berprestasi tingkat kabupaten (2005, 2008, dan 2010), juara II guru berprestasi tingkat provinsi tahun 2005, juara II kepala sekolah berprestasi tingkat provinsi tahun 2008.
Meraih juara 1 pada lomba karya ilmiah se kabupaten Aceh Selatan tahun 2007, dan juara II lomba penelitian tindakan kelas se provinsi tahun 2009.
Sementara prestasi yang diukir oleh siswa dalam berbagai even tidak kalah banyaknya, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan juga tingkat internasional. Prestasi itu diraih sejak tahun kedua berdirinya sekolah itu, yaitu dari tahun 2002 hingga sekarang.
Sebagian besar prestasi yang diraih adalah dalam bidang olympiade sains (matematika, fisika, biologi, kimia, komputer, astronomi, kebumian dan ekonomi).
Dalam olympiade biologi pernah meraih perunggu tingkat nasional dan mengikuti pembinaan olympiade internasional tahun 2006. Terakhir tahun 2010, sekolah ini mengirimkan empat siswanya mengikuti olympiade tingkat nasional di Medan, Sumut, untuk empat mata pelajaran (fisika, kimia, biologi dan matematika).
Tidak hanya di bidang sains, siswa-siswi sekolah ini juga berprestasi dalam bidang-bidang lainnya. Sejak 2004 selalu mengirimkan peserta The Best Student dan telah enam kali mewakili Provinsi Aceh ke tingkat nasional. Begitujuga dalam bidang lomba cerdas cermat UUD 1945 yang mewakili Aceh dua kali berturut-turut ke tingkat nasional (2009-2010)
Selanjutnya di bidang ekstra kurikuler SMA Unggul Tapaktuan juga telah mengirimkan siswanya pada lomba MDG’S Forum Pelajar tingkat nasional, serta juga pernah mengikuti duta sejarah mewakili Aceh ke tingkat nasional. Selain itu juga pernah meraih juara II lomba IT tingkat provinsi pada ajang lomba desain blog & web pendidikan.
Pada ajang The WoSDC atau lomba debat bahasa Inggris mewakili Aceh ke tingkat nasional tahun 2004. Untuk ajang lainnya, siswa SMA Unggul ini juga berkiprah dalam bidang karya tulis ilmiah dan berhasil meraih juara 1 tingkat provinsi tahun 2009.
Atas prestasi itu SMA Unggul dipandang layak untuk diusulkan sebagai pendidikan berstandar internasional dengan pembelajaran dua bahasa, yakni bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Karena salah satu persyaratan administrasi untuk menuju pendidikan berstandar internasional itu sudah dimiliki sekolah itu, yakni Setifikat of Registration ISO 9001: 2008.
“Beberapa tahun lalu Menteri Pendidikan sudah meminta setiap kabupaten mengusulkan pendidikan berstandar internasional. Tapi pada saat itu terkendala karena salah satu persyaratan belum dimiliki,” kata Yusaif, Kepsek SMA Negeri Unggul Tapaktuan.(azhari syamsuddin)