Puji Khadafy, Model Iklan Dipecat
Perusahaan telekomunikasi Telefonica Germany, Alice, akan memutus kerjasama dengan model blasteran Amerika-Italia bernama Vanessa Hessler
SERAMBINEWS.COM, BERLIN - Sebuah perusahaan Jerman memecat seorang model sebagai bintang iklannya karena model itu memuji-muji keluarga Moammar Khadafy dan menggambarkan hubungan asmaranya dengan Mutassim Khadafy.
Perusahaan telekomunikasi Telefonica Germany dan anak perusahaannya, Alice, akan memutus kerjasama dengan model blasteran Amerika-Italia bernama Vanessa Hessler. Juru bicara perusahaan itu, Albert Fetsch, Senin (31/10/2011), mengatakan, pihaknya akan mencabut wajah model berusia 23 tahun itu dari laman perusahaan.
"Vanessa Hessler gagal untuk tidak berkomentar tentang konflik di Libya," kata Fetsch.
Hessler menjadi model bagi Alice selama bertahun-tahun dan sejumlah poster besar yang menampilkan wajahnya menghias banyak kota Jerman.
Dalam wawancara dengan majalah Italia, Diva e Donna, Hessler mengaku menjalin hubungan cinta dengan Mutassim selama empat tahun. Seperti diketahui Mutassim terbunuh bersama ayahnya setelah ditangkap bersama Khadafy di Sirte dua pekan silam.
"Saya tidak berhubungan lagi dengan dia (Mutassim) sejak pecahnya pergolakan di Libya. Namun hubungan kami penuh gairah," katanya.
"Keluarga Khadafy tidak seperti yang digambarkan banyak orang. Mereka orang-orang yang normal," lanjutnya.
Model yang beralih menjadi aktris itu juga mengatakan dia menangis atas apa yang terjadi di Libya. Ditambahkannya, para penentang Khadafy itu adalah "orang-orang yang tidak mengerti yang mereka lakukan".
Pembicaraan antara Telefonica dan agensi yang mewakili Hessler tidak menemukan kata sepakat karena Hessler mempertahankan ucapannya, kata Fetsch.
"Kami dan klien kami tidak mencapai kesepakatan terkait yang dia (Hessler) ucapkan," jelas Fetsch. Ditambahkannya, tidak akan ada lagi wajah Hessler pada iklan-iklan Alice.
Pada Agustus lalu, seorang model bernama Talitha van Zon yang juga mantan pacar Mutassim, dievakuasi dari Libya ke Malta. Saat itu Van Zon mengatakan, dia berhubungan dengan Mutassim selama tiga bulan dan sudah bertahun-tahun lalu putus. Meskipun demikian, hubungan mereka tetap baik.
Kepada harian Inggris, Telegraph, van Zon menceritakan secara detail pertemanannya dengan Mutassim yang berlangsung selama tujuh tahun. Mutassim mengajaknya berlibur ke Monaco dan St Bart's, sebuah pulau di Karibia. Putra Khadafy itu mengajaknya tinggal di hotel-hotel mewah dan memberinya hadiah sejumlah tas Louis Vuitton.