PKS Sesalkan MK
Belum adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan tahapan pilkada Aceh mengundang keprihatinan Sekretaris Jenderal DPP
“Sebenarnya kita agak menyesalkan mengapa MK belum mengambil keputusan. Ini bukan soal jadwal dilanjutkan atau tidak. Seharusnya jadwal politik itu tidak berubah-ubah, karena itu akan mempengaruhi jadwal politik lainnya,” kata Anis kepada wartawan usai menyampaikan pidato politik dalam forum Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) II DPW PKS, Sabtu (19/11).
Acara yang berlangsung di Anjong Mon Mata tersebut dibuka Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dihadiri sejumlah calon kepala daerah yang diusung PKS, perwakilan ormas, parpol, kader PKS, dan simpatisan partai.
Anis menyebutkan, keputusan MK terkait gugatan pilkada Aceh dinilai menjadi isu krusial yang harus segera diputuskan. Sebab, katanya, keputusan MK akan sangat menentukan masa depan pilkada dan juga menjaga stabilitas perdamaian Aceh.
“Kita berharap MK segera mengambil keputusan, karena perdamaian jauh lebih penting dari pilkada,” sebutnya.
Sebelumnya, dalam pidato politiknya, Anis Matta menyebutkan agenda politik pilkada bukan satu hal krusial sebagai pintu menuju pembangunan Aceh yang lebih baik. Hal yang terpenting, kata Anis, bagaimana setiap pemimpin yang bertarung dalam pilkada, maupun yang sudah mendapat jabatan dapat merasakan dan mendengar suara rakyat.
“Pembangunan bukan soal angka-angka, tapi adalah bisik-bisik tentang apa yang dirasakan rakyat. Yang kita perlukan sebenarnya adalah politisi yang bekerja dan mau mendengar apa-apa yang diinginkan rakyat,” tegasnya.
Dijelaskan, saat ini bukan lagi membangun daerah maupun bangsa dengan melakukan manuver politik yang dapat menguntungkan secara kelompok dan individu. Tapi yang diharapkan rakyat saat ini justru kerja nyata para pemimpin berbuat untuk kesejahteraan rakyat.
“Sekarang bukan lagi era marketing politik, tapi sekarang adalah era kerja untuk memberi sesuatu kepada rakyat yang bisa menyejahterakan mereka,” tegasnya.
Menurutnya, saat ini rakyat sudah sampai pada posisi antara demokrasi dan kesejahteraan. Karena itu, katanya, rakyat butuh politisi yang jujur. Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dalam sambutannya memberi apresiasi atas keberadaan PKS yang berkomitmen memperjuangkan terujudnya pembangunan di Aceh.
“Substansi perjuangan PKS sama dengan apa yang ditargetkan pemerintah dan masyarakat Aceh, yakni keadilan dan kesejahteraan. PKS harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangan rakyat Aceh yang lebih baik,” kata Irwandi.
Informasi yang diperoleh Serambi, Rapimwil II yang berlanjut hingga hari ini akan membahas beberapa agenda. Di antaranya adalah soal sikap PKS dalam pilkada.
Informasi yang beredar menyebutkan PKS akan menyatakan dukungan kepada pasangan calon gubernur/wakil gubernur Irwandi Yusuf-Muhyan Yunan. “Soal ini akan kita putuskan dalam rapimwil, termasuk juga akan kita dengar penyampaian sikap dari pengurus DPD,” kata Ketua DPW PKS Aceh, Tgk H Ghufran Zainal Abidin.(sar/sup)