A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Mahasiswa Tuntut Kapolres Singkil Dicopot - Serambi Indonesia
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Serambi Indonesia

Mahasiswa Tuntut Kapolres Singkil Dicopot

Selasa, 22 November 2011 09:50 WIB
Mahasiswa Tuntut Kapolres Singkil Dicopot
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Singkil-Subulussalam melakukan aksi teatrikal saat aksi unjuk rasa di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (21/11). Dalam aksi itu mereka mendesak Kapolda Aceh mencopot Kapolres Aceh Singkil. SERAMBI/BUDI FATRIA
* Oknum Polisi Diduga Bekingi Perjudian

BANDA ACEH - Belasan massa menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli Singkil-Subulussalam (AMPESS) berdemo ke Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (21/11). Mereka menuntut DPRA mendukung pencobotan Kapolres Aceh Singkil, AKBP Helmy Kwarta, karena dinilai tak mampu mengusut berbagai kasus kriminal, bahkan diduga ada oknum polisi yang ikut membekingi perjudian.

Mahasiswa tiba di Gedung DPRA sekitar pukul 11.00 WIB, sebelum anggota DPRA merespon aksi itu, mereka berorasi, empat orang di antaranya menggelar teatrikal dengan bermain judi kartu. Teatrikal itu mereka maksudkan seakan-akan permainan judi tidak masalah lagi di Singkil/Subuluusalam karena dibekingi polisi, terutama judi togel.

Demonstran juga membawa poster besar menuliskan ‘Copot Kapolres Singkil’. Mereka menilai Polres Aceh Singkil di bawah pimpinan Helmy Kwarta juga memetieskan kasus illegal logging, pertanahan, dan perkebunan di Aceh Singkil-Subulussalam. “Bahkan kami mencurigai adanya pejabat polisi di Singkil menguasai beberapa perusahaan perkebunan, seperti PT SUM, PT Runding Persada, dan PT Bandung. Perusahaan ini dulu melanggar hukum,” teriak Koordinator aksi, M Jirin.

Setelah sekitar satu jam berorasi dan bermain teatrikal, Anggota DPRA, Adnan Beuransyah dan Muslim Aiyub menjumpai pendemo. Adnan menyambut baik laporan dari para mahasiswa.

“Kami mendukung aspirasi adik-adik mahasiswa mengusulkan pimpinan polisi di Singkil, jika dinilai tak bisa lagi menjalankan penegakan hukum di sana. Kami akan sampaikan aspirasi ini kepada Kapolda Aceh. Besok (hari ini-red), kami juga ke Singkil untuk pematokan permanen batas lahan warga dengan milik PT Nafasindo,” kata Adnan, disambut tepuk tangan pendemo.

Selanjutnya, para mahasiswa itu bubar dan rencana menggelar aksi serupa ke Polda Aceh, namun tak diketahui aksi itu tidak jadi mereka lakukan.(sal)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
41188 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas