Pacu Mutu dengan Kelas Unggul
SMA Negeri 7 Banda Aceh dengan jumlah murid yang lumayan banyak, mencapai 736 orang, merupakan salah satu sekolah yang menjadi idola bagi
Untuk itu, pihaknya dengan dukungan dewan guru, dalam beberapa tahun terakhir mencoba membuka kelas unggul. Dan alhamdulillah, siswa yang masuk kelas unggul, memiliki prestasi yang lumayan.
Saat ini ada enam kelas unggul, dua di kelas satu, dua di kelas dua, dan dua di kelas tiga. Para siswa kelas unggul ini, kecuali belajar pagi seperti siswa kelas reguler lainnya, mereka juga masih belajar sore hari. “Pada jam belajar sore hari, kecuali memanfaatkan guru senior yang ada di SMA 7 sendiri, kita juga mengundang guru terbaik lainnya yang ada di berbagai sekolah di Banda Aceh untuk memotivasi siswa,” katanya.
Dan hasilnya, secara umum kemampuan siswa dalam menguasai materi pelajaran sudah lumayan baik. “Hanya saja, mereka belum mampu menunjukkan prestasi di arena lomba bidang akademik,” katanya.
Sedangkan di bidang nonakademik, siswa SMA Negeri 7 bahkan sudah mampu bertanding hingga ke luar negeri.
Arief Hidayat, misalnya, atlet taekwondo junior yang saat ini duduk di kelas dua tercatat sebagai peraih peringkat dua di Korea Selatan.
Selain itu, ada Muhammad Razi, juara III lompat tinggi pada Asean School Thailand (2011) dan juara II lompat tinggi Popnas di Kepulauan Riau (2011), Bobby Fischer juara III lomba catur se- Sumatera di Sabang dan juara I Kejurda BLKI Banda Aceh (2011), dan Zulia Febrina, juara II jambora PMR Gorontolo.(sir)