Ekses Penembakan, Ratusan Pekerja PT Satya Agung Eksodus
Ratusan pekerja PT Satya Agung eksodus pasca penembakan yang menewaskan tiga buru Minggu (4/12) malam.
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Ratusan pekerja PT Satya Agung yang menempati barak kawasan Krueng Jawa, Kecamatan Geurudong Pase, eksodus pasca aksi penembakan OTK (orang tak dikenal) yang menewaskan tiga buru dan dua lainnya luka parah, Minggu (4/12) malam.
Warga yang menempati barak sekitar lokasi sangat ketakutan dan terpaksa pindah menumpang ke rumah familinya di Lhokseumawe. Bahkan sebagian pulang ke kampung asalnya ke Langkat dan Stabat Sumatera Utara, dan kembali ke Aceh Timur.
Pantauan Serambinews.com, lokasi PT Satya Agung saat ini sepi termasuk warung tempat lima pekerja penderes sawit ditembak OTK. Di lokai hanya tampak ada dua personil polisi bersenjata lengkap.
Tampak di sejumlah dinding warung masih terlihat bekas peluru serta darah-darah para korban yang memang sudah dibakar. Di samping warung berdiri sejumlah bangunan ukuran besar. Gedung itu selama ini disekat untuk dijadikan barak tempat tinggal para pekerja, namun sejak Senin (5/12) semua kosong.
Ginting (42), salah seorang pekerja yang saat itu kembali ke barak untuk mengambil sesuatu, kepada Serambinews.com, menyebut, di lokasi itu ada enam unit gedung yang disekat sebagai kamar. Lima unit untuk dihuni penderes, dan satu lagi untuk pekerja pembibitan sawit). "Tapi sekarang semua sudah eksudus." tutur Ginting.(*)