Sabtu, 20 Desember 2014
Serambi Indonesia

Cut Salmina, Guru Matematika Juara Ayon Aneuk

Minggu, 11 Desember 2011 08:59 WIB

Cut Salmina, Guru Matematika Juara Ayon Aneuk
Cut Salmina Sag (jilbab hitam) dan Fitria SPd, dua guru SMAN2 Meureuu Pijay yang berprestasi.SERAMBI ABDULLAH GANI
CUT SALMINA (36) adalah seorang guru yang bertugas di SMAN 2 Meureudu, Pidie Jaya. Selain pengasuh mata pelajaran matematika dan seni juga sering memimpin salawat badar pada setiap ada kesempatan. Cut Salmina juga dikenal mempunyai sanggar seni, sehingga dirinya pernah meraih juara Lomba Doda Idi Aneuk (Ayon aneuk) tingkat Kabupaten Pidie Jaya. Sementara Fitriah (41) adalah guru mata pelajaran sejarah, sosiologi dan guru ngaji, tapi juga tercatat salah seorang peraih guru berprestasi.

Setidaknya itulah alakadar kelebihan yang disandang kedua ibu guru yang hari-hari bertugas di SMAN 2 Meureudu Pijayt. Saat ditemui di tempat tugasnya kemarin, mereka baru saja selesai mengajar. Kendati badannya mengaku terasa capek atau penat, tapi kedua cek gu ini, didampingi Drs Anwar selaku kepala sekolah itu, dengan senang hati menerima Serambi untuk mewawancarainya.

Jebolan Fakultas Tarbiyah jurusan matematika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry tahun 1999 ini termasuk guru senior di sekolah tersebut. Ia mengabdi di lembaga pendidikan formal kini sudah 11 tahun atau tepatnya sejak SMA itu lahir. Sementara sebelumnya Cut Salmina juga pernah bertugas di Laweung Kabupaten Pidie, ketika masih berstatus CPNS.

Wanita berkulit putih ini orangnya kalem, peramah, tidak banyak bicara serta berpenampilan sederhana. Dibalik itu, ia menyimpan beberapa kelebihan. Disamping dipercayakan untuk memimpin Sanggar Seni Rampak di sekolah, isteri Teuku Samsulbakri SPd, Sekretaris Disdik Pijay ini juga dikenal mempunyai suara yang lumayan merdu dan mahir memimpin salawat badar dalam setiap acara resmi.

Syair yang dilantunkan Cut Salmina, ibu beranak tiga anak saat memimpin salawat badar itu membuat orang yang mendengarnya terkagum-kagum. Sejak dini Cut Salmina telah menggeluti ilmu agama Islam. Karena jenjang pendidikan yang tempuh juga semua sekolah agama, yakni muali dari MIN, MTsN, MAN dan terakhir IAIN Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh.

Selain sibuk sebagai tenaga pengajar, Cut Salmina juga aktif di bidang PKK. Bahkan Cut juga diberi jabatan sebagai Ketua Pokja I PKK Kabupaten Pijay. Sedangkan presatsi lain, yakni juara Lomba Doda Idi Aneuk (Ayon aneuk) Tingkat Kabupaten Pijay tahun 2010, Cut Salmina berhasil meraih sebagai juara pertama. Tidak berlebihan pula, Cut Salmina dipercayakan sebagai pelatih di sanggar sekolah tempat dia mengajar.

Sedangkan Fitriah, yang pengasuh mata pelajaran sejarah dan sosiologi pada SMAN 2 ini juga peraih guru berprestasi tahun 2006 lalu, tatkala Pijay masih bergabung dengan Pidie. Kendati hanya baru dua tahun mengajar di sekolah itu, tapi beberapa kegiatan ektra kurikuler, keberadaan Buk Fitri ini sangat dirasakan manfaatnya oleh sekolah. Fitri selama ini masih aktif sebagai pembina Pramuka, Pembina osis serta guru SMA Unggul.

Alumni FKIP Unsyiah jurusan sejarah tahun 1994, mulai meniti karir sebagai guru tahun 2004 pada SMAN Trienggadeng selama empat tahun atau hingga tahun 2008. Suaminya bernama Erdi yang kini sudah almarhum juga seorang guru di MAN 1 Trienggadeng. Di Seunong, desa tempat tinggalnya, Fitriah juga aktif sebagai guru pengajian serta Ketua Pokja II.(abdullah gani)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas