• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Serambi Indonesia

Dua Juara Olimpiade Ingin Jadi Dokter

Minggu, 11 Desember 2011 09:17 WIB
Dua Juara Olimpiade Ingin Jadi Dokter
Juara - Riski Kurniawan dan Atsya Fatimah Rishaq keduanya murid SDN 1 Bireuen peraih juara olimpiade sains tahun 2011. SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
MESKI berada jauh dari ibukota provinsi, namun kualitas murid SD Negeri 1 Bireuen ternyata tak kalah dari para siswa di Banda Aceh. Bahkan di beberapa bidang studi, prestasi mereka malah melampaui rekan-rekannya di pusat-pusat kota  lainnya di Aceh.

Sebut saja prestasi yang diukir Rizki Kurniawan dan Atsya Fatimah Rishaq. Kedua murid SD 1 Bireuen ini sukses menjadi wakil Aceh dalam lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Manado, Sulawesi Utara, tiga bulan lalu. Di ajang itu, kedua murid kebanggaan SD 1 Bireuen ini, berhasil masuk dalam jajaran 14 besar, di antara ratusan peserta dari seluruh Indonesia.

Rizki yang sekarang murid kelas VI SD 1 Bireuen kepada Serambi mengatakan, ia sangat menyukai pelajaran IPA. Ia juga sudah beberapa kali melakukan eksperiman tentang kelistrikan dan berhasil. Berkat ketekunan itulah ia dipilih mengikuti lomba ke OSN September lalu.

Di ajang OSN ini, Rizki mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan tantangan. Terutama karena banyak murid dari daerah lain memiliki pengetahuan lebih. Namun berkat bimbingan dari guru pengasuh bidang olimpiade, Rizki tetap tampil percaya diri, hingga bisa meraih juara III tingkat provinsi Aceh dan masuk 14 besar di tingkat nasional.   

Soal cita-cita, Rizki Kurniawan mengaku sangat ingin menjadi seorang dokter. Cita-cita ini, kata Rizki, tidak lepas dari kesukaannya terhadap pelajaran ilmu pengetahuan, seperti fisika, biologi, dan matematika.

Seperti halnya Rizki, perjalanan prestasi Atsya Fatimah Rishaq, juga dimulai saat terpilih mengikuti olimpiade sains (bidang studi biologi) di tingkat gugus. Kemampuan Atsya mengantarkan dia hingga menjadi juara pertama di tingkat Kabupaten Bireuen dan Provinsi Aceh, serta sukses masuk 14 besar di tingkat nasional (OSN Manado 2011).

Atsya menyukai pelajaran matematika karena dituntut berpikiran cepat berbasis aljabar. “Keberhasilan beberapa waktu lalu, berkat didikan orang tua, guru dan teman-teman di sekolah dan kami berhasil tahun ini menjadi juara di tingkat provinsi Aceh. Tingkat nasional baru masuk 14 besar,” kata Atsya yang memiliki cita-cita menjadi seorang dokter kandungan.

Kenapa mau jadi dokter kandungan? “Karena tugasnya cukup mulia, karena ingin membantu wanita,” katanya polos.(yusmandin idris)
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
43616 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas