Tanggul Sungai Deli Amblas
"Sebelum ambruk, kondisi tanggul sudah retak-retak. Kalau air sungai lagi tinggi, pasti merembes," kata Suprihatin.
SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Tanggul Sungai Deli di Lingkungan VI, Pekanlabuhan, Medan
Labuhan yang pernah ambruk sepuluh tahun lalu, kembali terancam hancur,
setelah mengalami amblas pada Minggu (11/12/2011) siang. Masyarakat
diselimuti ketakutan banjir besar, karena lebar kerusakan tanggul
semakin lebar.
Peristiwa amblasnya tanggul itu menurut warga disertai suara gemuruh
sekira pukul 11.00 WIB. Kerusakan itu membuat tanggul yang sengaja
didirikan untuk mencegah banjir amblas ke tanah. "Untungnya air sungai
lagi rendah, kalau tinggi pasti sudah banjir," ujar warga setempat,
Suprihatin (54).
Insiden itu menurutnya sudah lama mereka prediksi, menyusul buruknya
sistem pengerjaan tanggul tersebut ketika ambruk pada 2001. Menurut
warga, ketakutan mereka itu sudah sering disampaikan kepada intansi
terkait, namun hingga peristiwa amblas terjadi, tak satu pun instansi
tersebut bersedia menindaklanjuti keluhan itu.
"Sebelum ambruk, kondisi tanggul sudah retak-retak. Kalau air sungai lagi tinggi, pasti merembes," kata Suprihatin.
Kerusakan itu diakui Hesti (48), warga lainnya menimbulkan trauma banjir
besar, seperti sepuluh tahun lalu. Ketika itu menurut Hesti, kerusakan
tanggul menimbulkan banjir besar hingga merendam puluhan rumah warga
setempat. "Sebagian barang-barang sudah diungsikan, pokoknya yang
penting-penting sudah diselamatkan," tandasnya.
Sebagai langkah antisipasi diterjang banjir, masyarakat setempat langsung berinisiatif menimbun celah tanggul yang amblas dengan goni berisi pasir. Diakui mereka, kalau strategi itu hanya bersifat sementara, sehingga mereka berharap Pemko Medan bisa melakukan perbaikan secepatnya. (rw)