Giliran Mandor Ditembak
Ketika kasus pemberondongan buruh kebun PT Satya Agung, Aceh Utara sedang dalam pengusutan pihak berwajib, tiba-tiba
LHOKSEUMAWE - Ketika kasus pemberondongan buruh kebun PT Satya Agung, Aceh Utara sedang dalam pengusutan pihak berwajib, tiba-tiba mandor perusahaan itu, Zulfikar (26) menjadi sasaran tembak, namun korban luput dari maut. Insiden yang menimpa Zulfikar terjadi Sabtu (10/12) malam di kawasan Blang Mangat, Lhokseumawe.
Informasi yang diterima Serambi dari Zulfikar, Minggu (11/12) menyebutkan, kasus itu terjadi ketika dia sedang mengendara mobil di jalan line pipa kawasan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Sabtu (10/12) sekira pukul 20.30 WIB. Dia ditembak dua pria tidak dikenal dengan senjata laras pendek (pistol). “Saya selamat karena terus tancap gas, meski ban mobil saya yang belakang sebelah kanan bocor terkena peluru,” ujar Zulfikar, warga Alue Bade, Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara.
Diceritakannya, saat itu dia sendirian mengendarai mobil Escudo silver BK 1338 FL dengan posisi kaca mobil tertutup rapat. Zulfikar sedang dalam perjalanan dari desanya menuju Lhokseumawe.
Sesampai di tempat kejadian, atau baru sekitar 10 kilometer dari desanya, tiba-tiba dua pria mengendarai sepeda motor (sepmor) jenis bebek mendekati mobilnya. Kedua pria tak dia kenal itu berteriak-teriak meminta berhenti. Tapi Zulfikar mengabaikannya, sehingga pelaku yang duduk di belakang sepmor melepaskan dua kali tembakan ke udara.
Tak cuma itu, pelaku langsung menodongkan senjata ke arah Zulfikar sambil kembali memintanya berhenti. “Saat ditodong saya lihat kalau pelaku menggunakan senjata laras pendek jenis colt,” jelasnya.
Melihat senjata itu, Zulfikar pun langsung tancap gas. Setelah berhasil menjauh dari pelaku, Zulfikar mendengar dua kali tembakan menyalak di belakangnya. Satu di antara tembakan itu ternyata mengenai ban kanan belakang mobilnya. Dengan kondisi ban mobil bocor, Zulfikar tetap saja tancap gas. Mobilnya berjalan limbung, karena satu roda bergerak hanya dengan velag.
“Sesampai di kota, kasus penembakan itu langsung saya laporkan ke polisi. Untungnya dalam kejadian ini saya tidak apa-apa. Cuma satu ban mobil saya yang terkena peluru,” kata Zulfikar.(bah)

