Senin, 22 Desember 2014
Serambi Indonesia

Polisi Hentikan Pengusutan Kasus Rekayasa Perampokan

Rabu, 21 Desember 2011 09:25 WIB

JEURAM - Aparat kepolisian di Nagan Raya menghentikan proses pengusutan kasus rekayasa perampokan oleh Irwan (28) dan Zulkarnain, dua awak truk asal Langkat, Sumatera Utara, Senin (12/12) pekan lalu. Keduanya melaporkan kepada polisi bahwa ia telah dirampok oleh pria bersenjata apui di lintasan Meulaboh-Blangpidie.

Penghentian itu diputuskan polisi karena saksi korban yang merupakan pemilik uang dan barang dalam kasus itu, tak mau melapor dan membuat pengaduan ke polisi. Sehingga kasus tersebut tak bisa dilanjutkan ke penyidikan.

“Karena tak ada yang mau melapor, akhirnya kasus ini kita hentikan pengusutannya. Dan semua barang seperti truk, serta uang tunai milik korban ini sudah kita kembalikan kepada pemiliknya, yang merupakan warga keturunan di Kota Meulaboh, Aceh Barat. Karena mereka tak mau meneruskan perkara ini ke ranah hukum,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Heri Heriyandi melalui KBO Res Ipda Suryadi menjawab Serambi, Senin (19/12) kemarin di Suka Makmue.

Seperti diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian Polres Nagan Raya, Senin (12/12) pagi lalu terpaksa menangkap dua orang awak truk mobil barang (mobar) dengan nomor polisi BK 9155 RD jenis Mitsubishi yang mengangkut telur ayam tujuan Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, berasal dari Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara di Mapolsek Kuala, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya karena merekayasa perampokan.(edi)
Editor: bakri

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas