• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Serambi Indonesia

Bernilai Ibadah

Kamis, 22 Desember 2011 10:17 WIB
Oleh Jarjani Usman

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku” (QS. Adz-Dzaariyat: 56).

Pengetahuan yang berbeda-beda seringkali memberi pengaruh terhadap bagaimana seseorang memandang makna hidup ini.  Sehingga tak mengherankan bila memunculkan cara hidup yang beragam.  Sebahagian orang merasa dirinya bermakna bila sudah memperoleh kemewahan, sehingga mengisi hidupnya dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat merengkuh kemewahan.  Namun, para ulama mengingatkan bahwa hidup belum bermakna bila belum bernilai ibadah.

Menurut Muhammad Quthb, yang bernilai ibadah tidak terbatas.  Begitu luas cakupannya. Katanya, termasuk yang bernilai ibadah adalah perjalanan mencari rizeki, mencari ilmu, mencari kemakmuran bumi, dan lain-lain.

Dan kalau dicermati, dalam setiap perbuatan ini juga melibatkan banyak hal.  Bukan hanya pikiran untuk mencermati sumber rezeki, tetapi juga pikiran untuk membeda-bedakannya antara yang halal dan haram.  Juga pikiran serta pertimbangan hati untuk memilih di antara sekian banyak pilihan, agar sejalan dengan yang diridhai Allah.   Selanjutnya juga melibatkan kaki dan anggota tubuh lain untuk menjemput rezeki yang sudah terdeteksi lokasinya dan terpastikan status kehalalannya.  Jadi, pahala akan berlimpah.

Penghargaan besar ini sejatinya menggugah siapapun untuk senantiasa hidup serius  dengan menjaga niat untuk ibadah.  Dengan cara seperti ini, hidup akan membawa hasil kebaikan dunia dan akhirat, tertuntun, serta terhindar dari putus asa.      
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
45040 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas