Buruh Bangunan Merangkap Punk
Ia bertanya jika dibina di dayah, bagaimana dengan pekerjaannya
“Saya bukan anak punk, tapi pekerja bangunan. Kalau dibina bagaimana dengan pekerjaan saya di Lamnyong?” tanya Syukri Dinihar polos. Pertanyaannya itu spontan mengundang tawa yang hadir di Aula Balai Kota, Banda Aceh.
Kemudian, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza mengatakan, waktu diamankan di Taman Budaya, Banda Sabtu (10/12) bahwa ia sudah memberitahukan agar yang bukan anak punk melapor. Lalu mengapa Syukri tidak melapor langsung saat itu.
Syukri menyatakan sudah melaporkannya, tapi petugas tidak percaya. Mendengar hal ini, seorang pemuda pun tunjuk tangan untuk menanggapi hal ini.
“Syukri dan beberapa teman lainnya memang saya tampung untuk bekerja bangunan. Tapi benar mereka juga anak punk,” kata pemuda itu. Tanggapan dia juga kembali mengundang tawa.
Menanggapi hal ini, Illiza mengatakan jika benar Syukri bukan anak punk, tak perlu menyesali penangkapan dan pembinaan itu. “Berarti Anda masih disayang sama Allah. Anda harus bersyukur mendapat kesempatan pembinaan. Banyak anak lainnya yang tak berkesempatan mendapat pembinaan,” kata Illiza. Syukri Dinizar pun mengangguk-angguk mendengar nasihat Illiza. (sal)