Abrasi Ujong Kareng Kian Parah
Abrasi di Pantai Gampong Ujong Kareung, Kecamatan Sukajaya, Sabang, sepanjang 300 meter makin parah
Kaur Kemasyarakatan Gampong Ujong Kareung, Afrizal (29), Sabtu (7/1) mengatakan, sejak dilaporkan ke Pemko Sabang pertengahan 2010, hingga kini belum ada penanganan serius. Jika musim angin timur, air meluap ke darat. Warga memperkirakan pantai terkikis sekitar dua meter sejak 2010. Pohon kelapa dan keutapang yang ada di pantai mulai tumbang akibat abrasi tersebut.
Karena makin terkikis, sebuah balai nelayan berukuran 8 x 6 meter yang terbuat dari kayu, hampir roboh. Balai itu merupakan bantuan NGO tahun 2008. Posisi tiang bagian depan yang sebelumnya berada di darat kini sudah berada dalam air.
Otomatis posisi jalan raya dari pantai juga makin dekat, hanya lima meter dari pantai. Selain itu, nelayan tak berani lagi berlabuh di Teupin Mata Ie di kawasan itu.
“Kami sudah mengusulkan pembangunan tanggul ke Gubernur tahun 2010 dan ke DPRA tahun 2011. Awalnya ke Pemko dan DPRK Sabang. Namun tak ada realisasi hingga kini. Alasan Pemko Sabang dananya terlalu besar,” kata Afrizal didampingi sejumlah warga setempat.
Dia juga menyayangkan sikap Pemerintah Aceh dan Pemko Sabang yang tak menghiraukan kebutuhan nelayan di kawasan itu. “Kami kecewa mengapa pemerintah membiarkan. Padahal di pantai ada juga proyek penanaman pohon, seharusnya cepat dibangun karena posisi pohon yang ditanam itu sekarang jaraknya hanya setengah meter dari bibir pantai,” ujar Afrizal.(gun)