Dilalap Api, Rumah Warga Bandardua Jadi Debu
Satu unit rumah milik Anwar AR (35) di Alue Sane, Kecamatan Bandardua, Pidie Jaya, Sabtu (7/1) malam, musnah dilalap api
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 20.30 WIB. Saat itu, Anwar tengah menjenguk mertuanya yang juga masih di desa sama. Ia mengetahui rumahnya terbakar saat kembali ke rumah. Hanya sekejap, rumah seluas 3x4 meter yang tak dialiri listrik itu ludes jadi abu.
Warga yang melihat api tengah berkobar, tidak sempat membantu. Sebab, kondisi rumah warga miskin yang berdinding papan, sudah agak lapuk, dan beratap rumbia, dengan mudah dijilat api. Karena itu, ketika warga tiba, rumah tersebut nyaris jadi bara.
“Kami ikut bersedih atas musibah yang menimpa tetangga kami. Keluarga tersebut termasuk warga miskin. Bahkan, tanah untuk pertapakan rumah pun milik desa,” kata M Isa AR, warga setempat kepada kepada Prohaba, kemarin.
Sementara Anwar mengaku, saat kejadian rumahnya ditinggal kosong. Ia bersama istrinya pergi ke rumah mertua, yang berjarak kurang lebih 500 meter. Harta mereka yang tersisa hanya pakaian di badan. Sementara semua barang termasuk selembar ijazah anak pertamanya ikut terbakar. Kini, Anwar dan istrinya kembali menumpang di rumah sang mertua.
“Saya hanya menatap pilu menahan sedih melihat rumah yang sudah rata dengan tanah. Untuk sementara, kami terpaksa tinggal di rumah orangtua yang juga masih sekampung,” kata Anwar, diiyakan beberapa warga setempat.
Beberapa hari lalu, sebuah rumah panggung dihuni dua kepala keluarga di Blang Cari, Ulim, juga musnah dilalap si jago merah. Pemkab setempat melalui Dinsosnakertran telah menyalurkan bantuan masa panik.(ag)