Komunitas Etnik Baksos di Sabang
Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam komunitas etnik dari Padang, Jawa, Batak, Tionghoa dan Melayu (Malaysia), mengadakan bakti sosial
Menurut Ketua Panitia, Yopie Mundiri, baksos yang bertema “Bakti Kreasi Generasi Damai untuk Sabang”, diikuti 107 peserta. Baksos dilakukan di kawasan yang dilanda banjir baru-baru ini. Mereka juga mennggalang dana untukkorban banjir. Selain itu juga dilakukan pembersihan pantai, penanaman pohon, dan terakhir deklarasi damai di Kilometer Nol.
Peserta terdiri dari 20 organisasi kepemudaan dan komunitas masyarakat yang berasal dari Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Aceh Tengah, dan Aceh Selatan. Selain itu juga ada sejumlah komunitas etnik dari luar Aceh seperti Padang, Jawa, Batak, Tionghoa, dan Melayu (Malaysia).
“Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan nilai-nilai saling menghargai terhadap berbagai perbedaan yang ada di masyarakat dan semangat menjaga perdamaian Aceh,” kata Yopie.
Dikatakan, kegiatan lain yang dilaksanakan adalah diskusi publik “Membangun Perdamaian dalam keberagaman” sehingga diharapkan akan terjalin silaturrahmi generasi muda antar lintas etnik dan komunitas di Aceh. Acara dirangkai pagelaran seni di Sabang Fair, Kecamatan Sukakarya.
Selain itu diharapkan tercipta ruang ekspresi kelompok muda Aceh terhadap berbagai gagasan kreatif yang dimiliki dengan tetap menjaga hubungan harmonis dan saling mendukung antar komunitas masyarakat di Aceh.(gun)