Pasca Penembakan Cabub Aceh Utara
Polisi Pasang Police-Line
Pasca penembakan rumah Misbahul Munir, kandidat calon bupati Aceh Utara, jalur perseorangan , Selasa (10/01) dinihari, Polisi memasang police-line.
SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Pasca penembakan rumah Misbahul Munir, seorang calon bupati Aceh Utara dari jalur perseorangan di Desa Keude Krueng, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Selasa (10/01) dinihari, Polisi melakukan penyelidikan dan memasang police-line.
Pantuan Serambnews.com di lokasi, terlihat pintu rumah berbentuk ruko itu dalam kondisi terbakar akibat dilempar bom melotof oleh OTK. Dinding di atas pintu bagian kanan terdapat lubang bekas terjangan peluru. Begitu juga kaca jendela kamar bagian, atas pecah. Sedangkan di teras lantai dasar ada debu hitam yang diperkirakan juga bekas bom melotof.
Polisi menduga, kalau pelaku hanya membawa satu senjata laras panjang jenis M-16. Sedangkan di TKP, polisi menemukan delapan selongsong peluru kaliber 5,56 mili, satu peluru cat (gagal meledak), tiga bekas botol yang dijadikan bom melotof, satu kantong plastik berisikan minyak tanah, serta satu pecahan proyektil.
"Pelaku berjumlah enam orang dan menggunakan satu senjata laras panjang dugaan kita jenis M-16. Sedangkan motif masih perlu pengembangan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Galih Indragiri.
Aparat Polisi terlihat berjaga-jaga di rumah Misbahul Munir yang juga ketua KONI Aceh Utara itu. Begitu pun aktifitas masyarakat disekitar lokasi terlihat sudah berjalan normal.(*)