Rabu, 13 Mei 2026

Massa Demo Tolak Best Western Hotel

Puluhan mahasiswa IAIN Ar-Raniry berunjuk rasa di depan Gedung DPRK Banda Aceh, Kamis (12/1)

Tayang:
Editor: bakri
zoom-inlihat foto Massa Demo Tolak Best Western Hotel
Mahasiswa IAIN Ar-Raniry menggelar aksi di Kantor Pemko Banda Aceh, Kamis (12/1). Mereka menolak pembangunan Best Western dan Mall di samping Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. SERAMBI/BEDU SAINI
BANDA ACEH - Puluhan mahasiswa IAIN Ar-Raniry berunjuk rasa di depan Gedung DPRK Banda Aceh, Kamis (12/1). Mereka Menuntut Pemko dan DPRK Banda Aceh membatalkan dan mencabut izin rencana pembangunan Best Western Hotel dan Mall di tanah eks Geunta Plaza yang berdekatan dengan Masjid Raya Baiturrahman.

Sekitar pukul 09.30 WIB, massa bergerak dari Darussalam dengan menggunakan sepeda motor. Puluhan mahasiswa menuju gedung DPRK Banda Aceh yang telah dijaga sejumlah polisi dari Polresta Banda Aceh.

Mahasiswa yang mengenakan almamater itu membawa spanduk dan kartun yang bertuliskan di antaranya Best Western Hotel dan Mall Bukan Budaya Aceh. Para mahasiswa juga menilai pembangunan hotel dan mall yang berdekatan dengan Masjid Raya Baiturrahman itu, akan merusak kesucian masjid yang menjadi ikon masyarakat Aceh selama ini.

Menurut Presiden Mahasiswa IAIN Ar-Raniry Banda Aceh, Fakhrul Radhi, pembangunan Best Western di samping Masjid Raya Baiturrahman merupakan sebuah kebijakan yang sangat tidak sesuai dengan semangat pelaksanaan syariat Islam. Karena pembangunan hotel tersebut bisa membuka peluang terjadinya kemaksiatan.

Selain berorasi di halaman gedung dewan, mahasiswa juga membaca doa serta salah seorang di antaranya mengumandangkan azan, sebelum anggota dewan menemui para pendemo. Sesaat kemudian, Ketua Komisi A, Amrunsyah didampingi Sekwan, Ansarullah, berbicara di depan demonstran.

Amrunsyah berjanji akan menyampaikan tutuntan para mahasiswa kepada Ketua DPRK Banda Aceh dan anggota dewan lainnya dan duduk membicarakan hal tersebut dengan eksekutif. “Saya bukan pengambil kebijakan. Saya harap adik-adik mau mengerti. Saya akan bawa tuntutan adik-adik ini ke dalam rapat,” kata Amrunsyah.

Massa merasa tak puas dengan jawaban anggota dewan tersebut dan kemudian berjalan menuju Balai Kota. Para demonsran bertemu Sekda Kota Banda Aceh, T Saifuddin. Sekda kepada para pendemo mengatakan, hingga kini Pemko Banda Aceh belum mengeluarkan IMB untuk pembangunan hotel dan mall tersebut.(c47)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved