Rabu, 10 Juni 2026

Warga Kecewa tak Ada Peringatan Karam ‘Gurita’

Seharusnya Pemko Sabang mengenang peristiwa yang menelan korban sekira 200-an warga Sabang dan 200-an warga luar Sabang

Tayang:
Editor: hasyim
SABANG - Sejumlah warga Sabang mengaku kecewa karena Pemerintah Kota (Pemko) Sabang tak lagi menggelar kegiatan untuk mengenang peristiwa tenggelamnya Kapal Gurita, yang terjadi 19 Januari 1996. Menurut warga, peristiwa heroik itu perlu selalu dikenang sebagai salah satu sejarah Sabang.

“Seharusnya Pemko Sabang mengenang peristiwa yang menelan korban sekira 200-an warga Sabang dan 200-an warga luar Sabang. Itu peristiwa bersejarah, jangan sampai generasi muda lupa kejadian itu,” kata Andika, warga Jurong Ulee Krueng, Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kamis (19/1).

Ia berharap, meski tanggal 19 Januari sudah lewat setidaknya Pemko Sabang masih bisa menyusun agenda dan memperingatinya beberapa harike depan.

Kabag Humas Pemko Sabang, Reza Ferdian SSTP MSi, yang ditanyai Serambi tentang kekecewaan warga tersebut mengatakan, peringatan bencana itu tak mesti dilakukan setap tahun.

“Pemerintah bukan lupa akan kejadian itu, tapi juga tak perlu setiap tahun dibuat acara khusus. Kita ingin peristiwa itu membayangi warga sebagai momok yang mengerikan, Kita harus pertimbangkan dampak mudarat dan manfaatnya. Semoga warga memahami ini,” katanya.(gun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved