Warga Kecewa tak Ada Peringatan Karam ‘Gurita’
Seharusnya Pemko Sabang mengenang peristiwa yang menelan korban sekira 200-an warga Sabang dan 200-an warga luar Sabang
“Seharusnya Pemko Sabang mengenang peristiwa yang menelan korban sekira 200-an warga Sabang dan 200-an warga luar Sabang. Itu peristiwa bersejarah, jangan sampai generasi muda lupa kejadian itu,” kata Andika, warga Jurong Ulee Krueng, Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kamis (19/1).
Ia berharap, meski tanggal 19 Januari sudah lewat setidaknya Pemko Sabang masih bisa menyusun agenda dan memperingatinya beberapa harike depan.
Kabag Humas Pemko Sabang, Reza Ferdian SSTP MSi, yang ditanyai Serambi tentang kekecewaan warga tersebut mengatakan, peringatan bencana itu tak mesti dilakukan setap tahun.
“Pemerintah bukan lupa akan kejadian itu, tapi juga tak perlu setiap tahun dibuat acara khusus. Kita ingin peristiwa itu membayangi warga sebagai momok yang mengerikan, Kita harus pertimbangkan dampak mudarat dan manfaatnya. Semoga warga memahami ini,” katanya.(gun)