- Sekretaris PA Lhokseumawe Tewas Ditembak
- Tim Kopassus Temukan "Black Box"
- Kotak Hitam Ditemukan 100 Meter dari Ekor Sukhoi
- Kotak Hitam Sukhoi Akhirnya Ditemukan
- Pelaku Penyebar Foto Hoax Korban Pesawat Sukhoi Menyerahkan…
- Hingga Hari Ini, 31 Kantong Jenazah Sudah Dievakuasi
- Konstruksi Dam Ambrol Tewaskan Empat Orang
- Pebalap Inggris Tewas di Arena Speedway
- Serangan Bersenjata Tewaskan Enam Tentara
- Pencari Rotan Ditemukan Tewas
SERAMBINEWS.COM - Setidaknya lima orang tewas saat seseorang meledakan sebuah bom dengan menggunakan detonator di tengah-tenggah anggota keluarga yang sedang berkumpul dan merayakan Tahun Baru China.
Pelaku yang memiliki nama keluarga Liao, melancarkan aksinya tersebut, di kediaman sepupunya di Desa Tielu, China, karena bersitegang atas kepemilikan sebidang tanah dengan saudaranya tersebut.
Saat itu, para anggota keluarga tengah berkumpul dan duduk mengelilingi sebuah meja makan, dan tengah merayakan malam pergantian tahun baru China, saat Liao, meledakkan bahan peledak yang ia bawa, dan meledak bersama-sama dengan korbannya.
"Sepupu itu bersitegang atas kepemilikan sebidang tanah untuk waktu yang lama," ujar seorang wanita bermarga Xie, yang tinggal hanya 100 meter (meter) dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), seperti dikutip dari Channelnewsasia, Senin (23/1/2012).
"Liao muda meledakan dirinya bersama-sama dengan sepupunya, yang berusia lebih dari 60 tahun," lanjutnya.
Menurutnya suara ledakan terdengar sangat keras dan merusak jendela rumah yang berada bersebelahan dengan rumah korban.
"Kami mendengar suara keras dan jendela rumah di dekatnya rusak."
Menurut laporan Xinhua, Liao tewas dalam ledakan, juga bersama sepupunya, turut pula tewas beberapa orang anak-anak, sementara enam orang terluka.
Tragedi itu terjadi saat 1,35 miliar penduduk China, menyambut Tahun Naga dengan menampilkan kembang api besar, pesta dan tarian singa dan naga. (channelnewsasia)
