Spesialis Cadangan
Rabu, 25 Januari 2012 08:38 WIB
Berita Terkait
- Amigo Menang Penalti
- Ulim Pesta Gol
- Juve Tak Kapok Tawari Van Persie
- Nistelrooy Tutup Karier
- Messi Raih Sepatu Emas Eropa
- Neymar Bawa Santos Samai Rekor Sendiri
- Perjuangan Dramatis Antar City Juara Premier League
- Menang 1-0, MU Runner-Up
- Tottenham Menang, Tiket Champions Belum Aman
- Milan Menang dengan Tiga Veteran
KRAN untuk perekrutan pemain asing bagi PSSB Bireuen dalam berlaga di divisi utama versi Liga Indonesia Prima Sportindo (LPIS), telah dibuka oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Kehadiran legiun asing di tubuh Laskar Kota Juang (julukan PSSB) semata-mata agar dapat jadi mentor untuk alumnis Paraguay.
Seperti diketahui, pada musim ini, PSSB diperkuat seluruh jebolan Paraguay. Keberadaan Rahmad Maulana dkk di skuad Bireuen, mendapat restu dari Gubernur Aceh. Ya, alumni Paraguay harus ikut kompetisi agar bisa menjaga penampilan mereka.
Di balik itu semua, kondisi ini terhitung aneh. Betapa tidak, awak PSSB kehadiran legiun asing asal Nigeria, Olisa Michel. Pemain ini berposisi bek. Dia pernah memperkuat Aceh United ketika mengarungi kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) yang digagas pengusaha minyak, Arifin Panigoro.
Kehadiran Michel dalam seleksi perekrutan pemain asing untuk skuad PSSB aneh. Ingat! PSSB yang diperkuat alumni Paraguay butuh pemain asing berkualitas papan atas. Legiun asing yang dikontrak tersebut harus menjadi panutan, dan mentor bagi Syahrizal dkk.
Jika merujuk kemampuan dari Michel, sepertinya dia tak layak untuk berada bersama dengan alumni Paraguay. Ya, selama ini Olisa Michel lebih banyak duduk di bangku cadangan. Ketika membela skuadra Aceh United di pentas LPI, Michel gagal masuk dalam starting-eleven.
Kemudian, ketika memperkuat Aceh Selection dalam turnamen Gubernur Aceh Cup, Michel lagi-lagi tak masuk dalam the winning-team. Dalam empat pertarungan di even internasional tersebut, pemain berpostur kekar ini cuma menjadi pemain cadangan. Kualitas dari Michel masih kalah dengan pemain asing asal Liberia, Power Morris Bayour.
Jujur saja, PSSB dengan alumni Paraguay memang butuh legiun asing berkualitas. Karena itu, sudah sepantasnya pengurus dan manajemen memburu pemain asing papan atas. Ingat! Tujuan sebenarnya mencari mentor untuk alumni Paraguay, bukan sebaliknya malah ia yang akan diajari oleh Muarrif dkk. Karena itulah, cari pemain berkualitas, bukan asal legiun asing.(imran thaib)
Seperti diketahui, pada musim ini, PSSB diperkuat seluruh jebolan Paraguay. Keberadaan Rahmad Maulana dkk di skuad Bireuen, mendapat restu dari Gubernur Aceh. Ya, alumni Paraguay harus ikut kompetisi agar bisa menjaga penampilan mereka.
Di balik itu semua, kondisi ini terhitung aneh. Betapa tidak, awak PSSB kehadiran legiun asing asal Nigeria, Olisa Michel. Pemain ini berposisi bek. Dia pernah memperkuat Aceh United ketika mengarungi kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) yang digagas pengusaha minyak, Arifin Panigoro.
Kehadiran Michel dalam seleksi perekrutan pemain asing untuk skuad PSSB aneh. Ingat! PSSB yang diperkuat alumni Paraguay butuh pemain asing berkualitas papan atas. Legiun asing yang dikontrak tersebut harus menjadi panutan, dan mentor bagi Syahrizal dkk.
Jika merujuk kemampuan dari Michel, sepertinya dia tak layak untuk berada bersama dengan alumni Paraguay. Ya, selama ini Olisa Michel lebih banyak duduk di bangku cadangan. Ketika membela skuadra Aceh United di pentas LPI, Michel gagal masuk dalam starting-eleven.
Kemudian, ketika memperkuat Aceh Selection dalam turnamen Gubernur Aceh Cup, Michel lagi-lagi tak masuk dalam the winning-team. Dalam empat pertarungan di even internasional tersebut, pemain berpostur kekar ini cuma menjadi pemain cadangan. Kualitas dari Michel masih kalah dengan pemain asing asal Liberia, Power Morris Bayour.
Jujur saja, PSSB dengan alumni Paraguay memang butuh legiun asing berkualitas. Karena itu, sudah sepantasnya pengurus dan manajemen memburu pemain asing papan atas. Ingat! Tujuan sebenarnya mencari mentor untuk alumni Paraguay, bukan sebaliknya malah ia yang akan diajari oleh Muarrif dkk. Karena itulah, cari pemain berkualitas, bukan asal legiun asing.(imran thaib)
Editor : bakri
