Petani Coklat Tewas Digorok
Usman bin Yusuf (48), warga Gampong Paru Keudee, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Rabu (25/1) sekira pukul 09.00 WIB
MEUREUDU - Usman bin Yusuf (48), warga Gampong Paru Keudee, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Rabu (25/1) sekira pukul 09.00 WIB, ditemukan tewas mengenaskan. Dengan leher nyaris putus digorok dan sekujur tubuhnya dihujani rentetan bacokan.
Kapolres Pidie, AKBP Dumadi SStMk didampingi Kapolsek Bandar Baru, AKP Armya kepada Prohaba, Rabu (25/1) mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, korban ditemukan ditemukan, Rabu (25/1) sekitar pukul 09.00 WIB di kebun milik mertunya. “Korban dibunuh (bantai) dengan sadis di bukit kebun coklat milik mertuanya, diduga dihabisi pada Selasa (24/1) malam,” sebut Dumadi.
Sebelumnya, Alm Usman, sejak Selasa (24/1) sekira pukul 16.00 WIB keluar dari kediamannya menuju kebun. Merasa pada malamnyya tak kembali ke rumah, maka pihak keluarga melaporkan pada warga. Sehingga pada malam harinya dilakukan pencarian terhadap ayah tiga anak itu.
Namun, keseokan harinya, Rabu (25/1) persis pukul 09.00 WIB, korban ditemukan telah menjadi jasad di pinggiran saluran air perbukitan kebun coklat Paru Keudee dengan tubuh ditutupi dengan daun rumbia dengan radius jarak sekitar 100 meter dari jalan umum.
Sementara di sekujur tubuh korban terdapat luka bacokan tebasan di leher, kepala, tangan, pinggang serta di kaki. Jasad korban oleh pihak keluarga pada hari ini langsung diselesaikan fardhu kifayah. “Hingga kini, kita masih melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena motif di balik eksekusi sadis ini belum kita ketahui,” tukasnya.(c43)