Warga Pantai Aceh Barat Waswas Konsumsi Air Sumur
Kamis, 26 Januari 2012 09:11 WIB
Share |
MEULABOH - Masyarakat yang tinggal di kawasan pantai di Aceh Barat, hingga kini masih belum berani mengkomsumsi air sumur di rumah mereka karena khawatir air tercemar limbah tsunami. Pasalnya, sejak daerah itu dihantam tsunami belum pernah dilakukan penelitian terhadap air sumur apaka tercemafr atau tidak, dan tidak pula pernah diinformasikan kepada warga sehingga selama ini warga hanya mengonsumsi air sumur bor.

Rani, warga Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat kepada Serambi, beberapa hari lalu mengatakan, banyak warga yang menetap di pinggir pantai meskipun di rumahnya terdapat sumur, namun berani mengunakannya untuk memasak apalagi untuk diminum. “Mereka hanya mengonsumsi air sumur bor yang diperoleh dari tetangga dan tempat penyedian air di desa-desa,” katanya

Ia menyatakan, masyarakat yang menjadi korban tsunami sudah banyak kembali ke daerah mereka menetap sebelum tsunami lalu dipinggir pantai, tetapi sumur yang ada di rumah selama ini hanya untuk mandi, mencuci, MCK, dan lainnya. Sedangkan untuk minum belum ada yang berani sehingga banyak warga memilih air isi ulang saja. “Harapan penduduk ada penelitian oleh pemerintah sehingga jelas apakah air sumur berbahaya atau tidak,” ujarnya.(riz)

Editor : bakri