Sekolah Yang Curang Akan Di-Blacklist
Jika sekolah terbukti mengintervensi nilai siswa, maka sanksinya sekolah itu akan kami blacklist, Sekretaris Umum SNMPTN 2012, Rachmad Wahab
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA — Sekretaris Umum Panitia
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012, Rachmad
Wahab, menegaskan, sekolah yang terbukti melakukan kecurangan dalam
SNMPTN melalui jalur undangan akan mendapatkan sanksi tegas.
Rachmad mengungkapkan, penerimaan mahasiswa baru melalui jalur undangan
membuat banyak sekolah melakukan manuver di luar aturan. Berdasarkan
pengalaman tahun lalu, sekolah berlomba-lomba "mendongkrak" nilai rapor
siswanya agar lolos dan diterima di PTN yang dituju.
Saat ini, kata Rachmad, panitia SNMPTN memiliki
tim informasi dan teknologi (IT) dari Universitas Indonesia (UI) dan
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Tim tersebut
bertugas menghalau tindak kecurangan yang mungkin terjadi.
"Tentu ada pengalaman pada tahun lalu. Jika sekolah terbukti
mengintervensi nilai siswa, maka sanksinya sekolah itu akan kami blacklist," kata Rachmad, Kamis (26/1/2012) malam di Hotel Sahid, Jakarta.
Meski demikian, tambah Rahmad, pihaknya tidak akan gegabah memberikan
sanksi. Setelah diketahui ada indikasi kecurangan, panitia SNMPTN akan
melakukan investigasi terkait pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
Sanksi tersebut, lanjutnya, harus memiliki asas fairness dan edukatif. Semuanya akan disesuaikan dengan bobot dari kecurangan yang dilakukan. Sanksi minimalnya, sekolah akan di-blacklist dari kesempatan mengajukan siswanya masuk PTN melalui jalur undangan selama satu tahun.
"Ini termasuk mereka yang terlanjur mengikuti perkuliahan. Jika
terbukti terlibat, maka dia akan dikeluarkan dari kampus," ucap
Rachmad.
SNMPTN jalur undangan tahun 2012 akan dibuka pada 1
Februari hingga 8 Maret 2012. Ada 61 PTN yang tergabung dalam SNMPTN
tahun ini.