Droe Keu Droe

Penjelasan Harga Pupuk

Sehuhungan dengan berita Serambi Indonesia 24 Januari 2012 (halaman 19) dan 25 Januari 2012 (halaman 18) dengan judul yang sama

Sehuhungan dengan berita Serambi Indonesia 24 Januari 2012 (halaman 19) dan 25 Januari 2012 (halaman 18) dengan judul yang sama “Pupuk Bersubsidi Rp 120.000 Per Sak”, kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

Di sana tertulis bahwa di tingkat pengecer pupuk dijual Rp 120.000 per sak dari sebelumnya hanya Rp 85.000 (jenis urea). Sedangkan harga pupuk jenis poska (pupuk putih) masih Bertahan Rp 95.000 sak

Namun, setelah kami cek kepada para pengecer mereka mengakui menjual pupuk urea (dikenal sebagai pupuk putih yang sekarang berwarna merah jambu/pink) Rp 95.000/ sak (bukan Rp 120.000/sak) yang diantar sampai ke tempat. Kenaikan harga urea mulai Januari 2012 berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor: 87/Permetan/SR.130/12/2011.

Sedangkan pupuk bersubsidi phonska (bukan poska) atau dikenal sebagai pupuk merah (bukan pupuk putih) dengan harga Rp 120.000/sak (bukan Rp 95.000 dan belum pernah dijual seharga Rp 95.000) yang diantar sampai ke tempat.

Menurut kami, agen tidak sama dengan distributor. Agen adalah kios pengecer resmi pupuk bersubsidi yang telah terdafar di perusahaan. Distributor adalah penyalur pupuk bersubsidi kepada kios pengecer resmi dan tidak boleh melakukan penjualan langsung ke petani, kecuali pada wilayah yang tidak memiliki kios resmi.

Kami selaku distributor mengucapkan terima kasih kepada Serambi Indonesia karena telah memperhatikan wilayah kami, sebagai bahan koreksi bagi kami.

Fahrul Syukriandi
Manager Pemasaran CV Azsrief Java

Red: Apa yang kami beritakan adalah sesuai fakta yang ada di lapangan. Terima kasih!

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved