Dua Peserta Seleksi Qariah di Larikan ke UGD
Minggu, 29 Januari 2012 08:55 WIB
Berita Terkait
- Blang Ara Juara MTQ Tingkat Kemukiman
- Banda Baro Adakan MTQ
- 150 Peserta Ramaikan MTQ di Nagan
- MUQ Bentuk Tim Saman Bersyair Inggris
- Husnul Juara MTQ SMP Indrapuri
- Kemukiman Baroh Adakan MTQ
- Pidie Alokasikan Rp 800 Juta untuk MTQ
- Masjid Syuhada Juara MTQ Muara Batu
- Jambo Aye Tengah Juara MTQ
- Haflah Alquran Meriahkan Maulid di Kemenag
BANDA ACEH - Dua peserta seleksi qariah Aceh, Sabtu (28/1) sore dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Namun, setelah mendapat perawatan medis kedua calon qariah Aceh itu kembali ke asrama di Komplek Dinas Syariat Islam Aceh.
Panitia pelaksana seleksi qari qariah Aceh, Drs Salahuddin M Jauhari MSi kepada Serambi sore kemarin menyebutkan, kedua calon qariah Aceh yang dilarikan ke IGD tersebut Siti Munawar, regu Fahmil quran dari Lhokseumawe, dan Nurhaliza peserta seleksi Cabang Tartil Quran dari Pidie. Dijelaskan Salahuddin, yang juga ikut membawa para peserta seleksi itu ke IGD RSUZA, Siti Munawar mengeluh karena ada gangguan pada lambung, dan Nurhaliza karena sesak nafas.
“Setelah menadapatkan perawatan medis, kedua calon qariah Aceh itu telah diperbolehkan kembali ke asrama oleh tim dokter di IGD,”ujar Salahuddin yang juga Kepala UPTD-PPQ Dinas Syariat Islam Aceh tersebut. Masih menurut keterangan Salahuddin, selama tiga hari dilaksanakan seleksi qari dan qariah tersebut, ada lima peserta lainnya juga sempat dirawat oleh tim dokter panitia pelaksana seleksi, karena menurunnya kondisi fisik.
Pada bagian panitia pelaksana seleksi qari dan qariah Aceh itu juga mangatakan, sore nanti semua kegiatan seleksi telah tuntas dan peserta juga sudah bisa kembali ke daerah masing-masing. Sedangkan hasil seleksi itu sendiri, kata Salahuddin tidak diumumkan, tapi akan dipanggil panitia melalaui telepon, sesuai dengan keputusan pelatih nasional dan daerah.(mis)
Panitia pelaksana seleksi qari qariah Aceh, Drs Salahuddin M Jauhari MSi kepada Serambi sore kemarin menyebutkan, kedua calon qariah Aceh yang dilarikan ke IGD tersebut Siti Munawar, regu Fahmil quran dari Lhokseumawe, dan Nurhaliza peserta seleksi Cabang Tartil Quran dari Pidie. Dijelaskan Salahuddin, yang juga ikut membawa para peserta seleksi itu ke IGD RSUZA, Siti Munawar mengeluh karena ada gangguan pada lambung, dan Nurhaliza karena sesak nafas.
“Setelah menadapatkan perawatan medis, kedua calon qariah Aceh itu telah diperbolehkan kembali ke asrama oleh tim dokter di IGD,”ujar Salahuddin yang juga Kepala UPTD-PPQ Dinas Syariat Islam Aceh tersebut. Masih menurut keterangan Salahuddin, selama tiga hari dilaksanakan seleksi qari dan qariah tersebut, ada lima peserta lainnya juga sempat dirawat oleh tim dokter panitia pelaksana seleksi, karena menurunnya kondisi fisik.
Pada bagian panitia pelaksana seleksi qari dan qariah Aceh itu juga mangatakan, sore nanti semua kegiatan seleksi telah tuntas dan peserta juga sudah bisa kembali ke daerah masing-masing. Sedangkan hasil seleksi itu sendiri, kata Salahuddin tidak diumumkan, tapi akan dipanggil panitia melalaui telepon, sesuai dengan keputusan pelatih nasional dan daerah.(mis)
Editor : bakri
