Tak Sekedar Ngumpul Bareng
TAHUN 2002 menjadi tahun yang indah bagi pecinta Vespa di Kota Lhokseumawe. Para pecinta Vespa modifikasi mendeklarasikan
Selain tempat menyakurkan hobi, LPSC juga tempat untuk membangun kebersamaan dan kesetiakawanan. Tak hanya itu, LPSC juga merupakan organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial. “Walau dalam skala kecil seperti membersihkan masjid. Tapi rutin kami lakukan sebulan sekali,” kata Ketua LPSC, Safaruddin alias Ayah Din.
Saat membentuk klub itu, Ayah Din ingat betul anggotanya mencapai 40 orang, hingga akhirnya mereka memiliki badan hukum untuk bisa bernaung di bawah IVI dan IMI. “Dulu kami sering nongkrong di depan BCA. Selain berbagai informasi, kumpul bareng itu juga untuk mengikat kebersamaan,” ujar Ayah Din.
Layaknya sebuah klub motor, anggota LPSC juga tak luput dari yang namanya touring. Mereka bahkan pernah sukses menggelar Kumpul Bareng Seluruh Sumatera (KBSS) tahun di Lhokseumawe, tahun 2009.
Selain itu, LPSC juga sering mengikuti perlombaan modifikasi sepeda motor di sejumlah daerah. “Sudah banyak kegiatan yang kami ikuti, dan sudah banyak pula piala dan penghargaan yang kami peroleh,” kata Ayah Din sambil memperlihatkan setumpuk sertifikat dan sejumlah piala yang diraih LPSC di berbagai even.
Seiring waktu berjalan, timpal Ayah Din, sejumlah anggota pun kini ada yang pindah ke luar Kota Lhokseumawe. Pun begitu, LPSC terus melakukan berbagai aktivitas. Ayah Din pun berharap ada generasi muda yang bisa terus mengibarkan bendera LPSC.(saiful bahri)