Droe Keu Droe

Permintaan Maaf

BERSAMA ini, saya memberitahukan bahwa tulisan saya "Aceh dalam Mihrab Teror" yang dimuat dalam rubrik Opini

BERSAMA ini, saya memberitahukan bahwa tulisan saya “Aceh dalam Mihrab Teror” yang dimuat dalam rubrik Opini di Harian Lampung Post pada hari Sabtu 14/1/2012 merupakan perbuatan plagiasi karena: Pertama, telah meng-copy paste tulisan saudara Helmy N Hakim berjudul “Sensasi Kekerasan Pilkada” dan tulisan saudara Chairul Fahmi dengan judul “Teror Membayangi Aceh”, yang sebelumnya telah dimuat di Harian Serambi Indonesia yang Bapak pimpin masing-masing pada Senin 9/1/2012 dan Rabu 11/1/2012 tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada mereka.

Kedua, saya juga tidak menyebutkan sumber tulisan tersebut sebagaimana seharusnya dilakukan.

Oleh karena itu, bersama ini, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan seluruh jajaran di Harian Serambi Indonesia. Saya juga telah memintakan maaf secara langsung kepada kedua penulis tersebut. Dan, kepada Allah swt saya memohon ampun.

Dengan sepenuh hati dan segenap kesadaran jiwa, saya berjanji tidak akan mengulangi hal yang serupa di masa yang akan datang.

Demikian surat permintaan maaf ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Sangat besar harapan saya agar Bapak beserta segenap jajaran di Harian Serambi Indonesia mau memaafkan kekhilafan saya tersebut.

Hormat Saya
Ahmad Arif Ginting
Email: banta_lw2@yahoo.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved