Truk Barang Masih Menumpuk di Labuhan Haji
Rabu, 1 Februari 2012 09:34 WIB
Berita Terkait
- Kemenhub Minta Tarif Angkutan Maksimal Naik 20 Persen
- Tambahan Subsidi Listrik Rp 24,52Triliun
- Pemerintah Siap Bahas Penundaan Rencana Kenaikan TDL
- DPR Desak Pemerintah Tunda Kenaikan TDL
- Pulau Banyak Barat Butuh Feri
- Pemprov Didesak Operasikan KMP Labuhan Haji
- Badai Ganggu Pelayaran
- Minggu, KMP Teluk Sinabang Kembali Beroperasi
- BBM Bersubsidi Naik, Tarif Angkutan Umum Ikut Naik
- Labuhan Haji-Sinabang belum Normal
TAPAKTUAN- Meskipun Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Teluk Singkil telah melayani transportasi emergency jalur laut dari Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Aceh Selatan menuju Sinabang, Kabupaten Simeulue pergi pulang (PP) sejak Sabtu (28/1) malam lalu, namun sampai Selasa (31/1) kemarin, tidak kurang 17 truk masih menumpuk di Pelabuhan Labuhan Haji. Sementara pelayaran emergency tersebut berlangsung selama lima hari dan berakhir Rabu (1/1) malam ini.
Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Labuhan Haji, Akhyar, dihubungi Serambi, Selasa (31/1) kemarin menjelaskan, KMP Teluk Singkil melaksanakan transportasi emergency jalur laut dari dan ke Sinabang sejak Sabtu (28/1) malam lalu, menggantikan KMP Teluk Sinabang yang naik dok (perawatan) sejak pekan lalu.
Puluhan truk dan mobil box angkutan barang kebutuhan serta dan mobil pribadi yang sebelumnya menumpuk di Pelabuhan Feri Labuhan Haji telah berhasil diberangkatkan menuju Sinabang, Kabupaten Simeulue. Daya tampung kendaraan (truk dan mobil) KPM Teluk Singkil, terbatas, dimana hanya sekitar 16 atau 17 unit truk dan mobil yang dapat dimuat untuk sekali berlayar menuju Sinabang. Dalam hal ini, truk angkutan bahan kebutuhan pokok mendapat prioritas untuk diberangkat.
Pada Senin (30/1) malam, KMP Teluk Singkil mengangkut 16 unit truk muatan barang, mobil box dan mobil pribadi dari Labuhan Haji menuju Sinabang.
“Sampai hari ini (Selasa-31/1), masih ada 17 unik truk dan 8 mobil box yang menunggu giliran diberangkatkan menuju Sinabang. Kendaraan yang antrean akan bertambah bila ada truk lain yang masuk arena parkir pelabuhan pada Selasa (31/1) dan Rabu (1/2), menunggu giliran diberangkat menuju Sinabang.
Diharapkan Rabu (1/2) malam ini, seluruh truk angkutan barang dan mobil box yang sudah parkir beberapa hari ini di Pelabuhan Labuhan Haji dapat diberangkatkan menuju Sinabang. Jumlah tersebut, menurut Akhyar akan bertambah, karena saban hari, truk barang, mobil box dan mobil pribadi masuk arena parkir pelabuhan menunggu giliran diberangkatkan menuju Sinabang.
Sesuai masa darurat ini, KMP Teluk Singkil, kembali melayani rute pelayaran Singkil-Sinabang, dan direncanakan juga melayani rute pelayaran Labuhan Haji –Sinabang selama dua atau tiga kali dalam seminggu. “Tapi jadwal tersebut belum final,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi sementara di peroleh Akhyar, bahwa selama KMP Teluk Sinabang, naik dok (perawatan), maka KMP Teluk Singkil, berkapasitas 250 penumpang dan sekitar 18 unit mobil tersebut, juga melayani rute Labuhan Haji-Sinabang, disamping rute Singkil-Sinabang.(nun/tz)
Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Labuhan Haji, Akhyar, dihubungi Serambi, Selasa (31/1) kemarin menjelaskan, KMP Teluk Singkil melaksanakan transportasi emergency jalur laut dari dan ke Sinabang sejak Sabtu (28/1) malam lalu, menggantikan KMP Teluk Sinabang yang naik dok (perawatan) sejak pekan lalu.
Puluhan truk dan mobil box angkutan barang kebutuhan serta dan mobil pribadi yang sebelumnya menumpuk di Pelabuhan Feri Labuhan Haji telah berhasil diberangkatkan menuju Sinabang, Kabupaten Simeulue. Daya tampung kendaraan (truk dan mobil) KPM Teluk Singkil, terbatas, dimana hanya sekitar 16 atau 17 unit truk dan mobil yang dapat dimuat untuk sekali berlayar menuju Sinabang. Dalam hal ini, truk angkutan bahan kebutuhan pokok mendapat prioritas untuk diberangkat.
Pada Senin (30/1) malam, KMP Teluk Singkil mengangkut 16 unit truk muatan barang, mobil box dan mobil pribadi dari Labuhan Haji menuju Sinabang.
“Sampai hari ini (Selasa-31/1), masih ada 17 unik truk dan 8 mobil box yang menunggu giliran diberangkatkan menuju Sinabang. Kendaraan yang antrean akan bertambah bila ada truk lain yang masuk arena parkir pelabuhan pada Selasa (31/1) dan Rabu (1/2), menunggu giliran diberangkat menuju Sinabang.
Diharapkan Rabu (1/2) malam ini, seluruh truk angkutan barang dan mobil box yang sudah parkir beberapa hari ini di Pelabuhan Labuhan Haji dapat diberangkatkan menuju Sinabang. Jumlah tersebut, menurut Akhyar akan bertambah, karena saban hari, truk barang, mobil box dan mobil pribadi masuk arena parkir pelabuhan menunggu giliran diberangkatkan menuju Sinabang.
Sesuai masa darurat ini, KMP Teluk Singkil, kembali melayani rute pelayaran Singkil-Sinabang, dan direncanakan juga melayani rute pelayaran Labuhan Haji –Sinabang selama dua atau tiga kali dalam seminggu. “Tapi jadwal tersebut belum final,” ungkapnya.
Berdasarkan informasi sementara di peroleh Akhyar, bahwa selama KMP Teluk Sinabang, naik dok (perawatan), maka KMP Teluk Singkil, berkapasitas 250 penumpang dan sekitar 18 unit mobil tersebut, juga melayani rute Labuhan Haji-Sinabang, disamping rute Singkil-Sinabang.(nun/tz)
Editor : bakri
