PSAP Rindukan Kemenangan
PSAP Sigli memasang target menang untuk pertama kali saat menjamu Persiba Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), sore nanti
SIGLI - PSAP Sigli memasang target menang untuk pertama kali saat menjamu Persiba Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), sore nanti di Stadion Kuta Asan, Sigli, dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012.
“Harus diakui, kalau saat ini kami sangatlah merindukan kemenangan. Kemenangan pertama jelas bermakna bagi pemain, dan juga untuk kami persembahkan buat masyarakat Pidie. Doa restu bagi perjuangan PSAP sangat harapkan dari penonton,” ungkap pelatih PSAP, Arman kepada Serambi, tadi malam.
Ungkapan Arman jelas menggambarkan kalau mereka begitu rindu dengan sebuah kemenangan. Ya, sampai partai kedelapan, tim berjuluk Laskar Aneuk Nanggroe belum bisa merebut angka penuh baik ketika bertarung di kandang atau di tandang. Prestasi mengesankan musim ini hanyalah menahan tuan rumah Persib Bandung (1-1), dan Arema Indonesia dengan skor 0-0.
Jika merunut ke belakang, kemenangan bukanlah barang mahal bagi tim PSAP setiap melakoni kompetisi tiap musim. Karenanya, sudah menjadi tugas berat bagi Sayuti dkk membungkam perlawanan Persiba. Hanyalah itu satu-satunya cara buat memulihkan kepercayaan diri dan kritikan dari pecinta sepakbola di Pidie.
Kini, menghadapi salah satu raksasa sepakbola di Indonesia, skuadra PSAP memiliki modal berharga. Ya, pekan lalu, anak-anak Sigli mampu menahan tuan rumah Arema Indonesia dengan skor 0-0 di Stadion Gajayana, Malang. Praktis, prestasi ini harus dipertahankan. Namun, bukan kembali bermain imbang, tapi mengejar kemenangan.
Tuan rumah boleh saja rindu dengan sebuah kemenangan. Tapi, di sisi lain, Laskar Aneuk Nanggroe juga dihadapan pada persoalan besar. Di mana, dua pilar terbaiknya yakni Lee Soung Young serta Ferry Komul dipastikan absen. Pemain Korea Selatan yang berposisi center-bek harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Sementara gelandang bertahan asal Lhokseumawe, Ferry Komul dirawat akibat gejala Demam Berdarah Dengue (DBD).
Untuk posisi Lee, nama pemain asal Kembang Tanjong, Bustami Aiyub layak mendapat kepercayaan. Selain memiliki kualitas, Bustami mampu tampil ngotot tanpa kompromi untuk mematikan pergerakan Aldo Baretto, Kenji dan Shohei Matsunaga. Sedangkan posisi Ferry Komul akan diisi Abdul Faisal. Pemain asal Medan ini perlu diberi kepercayaan.
Faisal telah memperlihatkan permainan ngototnya ketika mengobrak-abrik pertahanan Arema yang digalang Charis Yulianto, dan Steven Hestekh. “Laga kelima ini merupakan tarung harga diri kami. Kami wajib berusaha untuk bisa menang,” kata manejer PSAP Sigli, Nazaruddin kepada Serambi, Rabu (1/2).
Lalu bagaimana dengan Persiba? Jujur saja, Beruang Madu---julukan Persiba Balikpapan---bukanlah lawan enteng. Bahkan, demi membawa pulang nilai penuh, pasukan Haryadi datang lebih cepat ke Sigli. Jika mau jujur, Persiba lebih dulu tiba dibandingkan tuan rumah PSAP selepas main di Malang.
Hanya saja, target mereka merebut angka penuh terganjal absennya tiga pemain terbaik masing-masing Iqbal Samad, Supriadi dan Sultan Samma. Pun begitu, kekuatan Persiba perlu diwaspadai Arifin Ginuni dkk. Ya, tim tamu datang dengan status penguasa Kalimantan Timur setelah membungkam Mitra Kukar, 3-1, dan Persisam dengan skor 3-2.
Jika PSAP memang merindukan kemenangan, maka tak ada pilihan selain mematikan trio Persiba. Ingat! Aldo Baretto, Shohei Matsunaga, plus Kenji Adhihara merupakan ‘ruh’ bagi Persiba. Kalau ini bisa dijaga ketat, sepertinya kemenangan bukanlah sebuah mimpi di siang bolong. Kalau begitu, berjuanglah untuk keberhasilan PSAP Sigli!(c43)