Di Turki, 2 Juta Orang Telah Berhenti Merokok
Jumat, 3 Februari 2012 20:32 WIB

ilustrasi
Berita Terkait
- Warga Pusong Minta Pelayanan Pustu Dimaksimalkan
- Gudang Garam Luncurkan GG Mild
- Membuang Uang demi Merokok
- Nazilaturrahmah Penderita Thalassemia di Aceh
- Stres dalam Bekerja Picu Penyakit Jantung
- Diet Puasa Dua Hari Mulai Populer
- Perdossi Aceh Gelar Koferensi Stroke
- Sinar Matahri Berlebih Akibatkan 'Selaput Mata'
- Bupati Galus Nilai Dinkes Gagal
- Puskesmas Lawe Sigala Bantu Pustu
Laporan Nasir Yusuf | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Di Turki, sebanyak 2 juta orang telah memutuskan berhenti merokok. Pemerintah telah menyerukan larangan merokok di hampir seluruh tempat umum, mulai dari cafe-cafe, sekolah, rumah sakit, dan bus.
Demikian dikatakan, Pakar lingkungan asal Turki, Prof Dr Orhan Kural, Jumat (03/2/2012) dalam seminar di SMA Fatin Bilingual Turki, Lamlagang.
Dalam seminar itu, Orhan juga mengatakan merokok termasuk salah satu penyumbang besar bagi kerusakan lingkungan, selain perang, dan perambahan hutan.
Sejak sepuluh tahun terakhir, Orhan yang juga Head Of Mining Engineering at The Istanbul Tecnikal University itu, giat mengkampanyakan larangan merokok di Turki.
Karena itu, dalam seminar yang dihadiri siswa SMA Fatih Bilingual School, Orhan mengajak siswa untuk meminta orangtua mereka yang perokok segera menghentikan merokok. "Saya akan bahagia, kalau mampu mengajak orang berhenti merokok," katanya.(sir)
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Di Turki, sebanyak 2 juta orang telah memutuskan berhenti merokok. Pemerintah telah menyerukan larangan merokok di hampir seluruh tempat umum, mulai dari cafe-cafe, sekolah, rumah sakit, dan bus.
Demikian dikatakan, Pakar lingkungan asal Turki, Prof Dr Orhan Kural, Jumat (03/2/2012) dalam seminar di SMA Fatin Bilingual Turki, Lamlagang.
Dalam seminar itu, Orhan juga mengatakan merokok termasuk salah satu penyumbang besar bagi kerusakan lingkungan, selain perang, dan perambahan hutan.
Sejak sepuluh tahun terakhir, Orhan yang juga Head Of Mining Engineering at The Istanbul Tecnikal University itu, giat mengkampanyakan larangan merokok di Turki.
Karena itu, dalam seminar yang dihadiri siswa SMA Fatih Bilingual School, Orhan mengajak siswa untuk meminta orangtua mereka yang perokok segera menghentikan merokok. "Saya akan bahagia, kalau mampu mengajak orang berhenti merokok," katanya.(sir)
