Kamis, 16 April 2026

Pekerja Tambang Tewas Tertimpa Batu

Sementara keberadaan galian batu milik Zainal di Dusun Patrol Desa Sukajaya tersebut, menurut Camat Cimerak Sobar Sugema, sudah ada izinnya.

Editor: Boyozamy

SERAMBINEWS.COM, CIAMIS – Santoso bin Sukiat (53) tewas seketika dengan tubuh remuk dan kedua kakinya patah setelah tertimpa runtuhan batu seberat 2 kuintal yang tengah digalinya di Kampung Cilewung RT 06/RW 02 Dusun Patrol, Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak, Ciamis, Rabu (8/2/2012) pukul 11.30.


Sementara Sakun (35) hanya mengalami luka-luka, dan dua pekerja tambang di galian batu milik Zainal, warga Dusun Patrol RtT 08/RW 02, Desa Sukajaya tersebut selamat.


Jenazah Santoso yang kondisinya sangat mengenaskan dipulangkan ke kampung halamannya di Dusun Panyawangan RT 02/Rw 10, Desa Gunungjaya, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.


“Tadi sore jenazah korban sudah diantar langsung ke Pemalang oleh Zainal, pemilik galian, dengan menggunakan ambulans puskesmas. Juga korban yang luka-luka yang kebetulan tetangga korban yang meninggal,” ujar Uban, Kades Sukajaya Cimerak kepada Tribun Rabu (8/2/2012) petang.


Santoso dan rekannya tersebut, kata Kades Uban, baru dua minggu bekerja di lokasi galian batu pinggir milik Zainal di Kampung Cilweung, Dusun Patrol tersebut.


Sekitar pukul 11.30 Rabu (8/2/2012) siang ketika korban dan tiga pekerja lainnya sedang bekerja memecah batu di lereng tebing, tiba-tiba batuan yang ada ditebing tersebut runtuh.


Satu bongkahan batu sebesar tubuh orang dewasa menimpa Santoso, serta menyerempet Sakun.


“Sedangkan dua pekerja lainnya selamat karena lokasinya agak jauh dari posisi korban yang tertimpa batu. Batu yang menimpa korban yang meninggal beratnya sekitar 2 kuintal, diangkat oleh tiga orang yang ada di lokasi kejadian, termasuk korban yang selamat,” ujar Uban.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved