Pipa Oli Bocor, KMP Teluk Singkil Tunda Berlayar
Kamis, 9 Februari 2012 10:35 WIB
Berita Terkait
- Kemenhub Minta Tarif Angkutan Maksimal Naik 20 Persen
- Tambahan Subsidi Listrik Rp 24,52Triliun
- Pemerintah Siap Bahas Penundaan Rencana Kenaikan TDL
- DPR Desak Pemerintah Tunda Kenaikan TDL
- Pulau Banyak Barat Butuh Feri
- Pemprov Didesak Operasikan KMP Labuhan Haji
- Badai Ganggu Pelayaran
- Minggu, KMP Teluk Sinabang Kembali Beroperasi
- BBM Bersubsidi Naik, Tarif Angkutan Umum Ikut Naik
- Labuhan Haji-Sinabang belum Normal
SINABANG - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Teluk Singkil yang melayari rute Sinabang - Labuhan Haji dan Sinabang - Singkil menggantikan KMP Teluk Sinabang yang sedang naik dok, dilaporkan terpaksa menunda berlayar sesuai jadwal yang ditentukan akibat kebocoran di pipa oli. Seharusnya feri tersebut berangkat dari Sinabang menuju Labuhan Haji pada Rabu (8/2) pagi, namun baru bisa berangkat pada Rabu (8/2) malam.
“Feri terlambat berlayar dari Singkil ke Sinabang kemarin, karena ada pipa oli yang bocor dan harus dilas,” kata Kepala ASDP Cabang Sinabang yang berkedudukan di Singkil, Agus Priyanto, menjawab Serambi, Rabu (8/2) melalui telepon. Begitupun, kata Agus, setelah dilakukan perbaikan KMP Teluk Singkil kembali melanjutkan pelayaran ke Simeulue.
Sesuai jadwal yang ditetapkan, feri yang melayari rute tersebut tiba di Sinabang dari Singkil pada Rabu (8/2) pagi. Setelah menurunkan muatan di Pelabuhan Kolok, Sinabang, langsung berangkat lagi ke Labuhan Haji, Aceh Selatan. Tetapi, karena kebocoran pipa oli itu harus dilas terlebih dahulu di Singkil, maka feri baru tiba di Sinabang pada Rabu siang, dan baru bisa berangkat lagi pada Rabu malam.
Informasi yang diperoleh Serambi menyebutkan, tertundanya satu trip keberangkatan feri antarpulau itu selain menyebabkan jumlah penumpang di Labuhan Haji yang hendak pulang ke Simeulue bertambah, juga jumlah truk pembawa sembako semakin banyak tertahan di Labuhan Haji lantaran terbatasnya muatan truk di dek KMP Teluk Singkil.(c48)
“Feri terlambat berlayar dari Singkil ke Sinabang kemarin, karena ada pipa oli yang bocor dan harus dilas,” kata Kepala ASDP Cabang Sinabang yang berkedudukan di Singkil, Agus Priyanto, menjawab Serambi, Rabu (8/2) melalui telepon. Begitupun, kata Agus, setelah dilakukan perbaikan KMP Teluk Singkil kembali melanjutkan pelayaran ke Simeulue.
Sesuai jadwal yang ditetapkan, feri yang melayari rute tersebut tiba di Sinabang dari Singkil pada Rabu (8/2) pagi. Setelah menurunkan muatan di Pelabuhan Kolok, Sinabang, langsung berangkat lagi ke Labuhan Haji, Aceh Selatan. Tetapi, karena kebocoran pipa oli itu harus dilas terlebih dahulu di Singkil, maka feri baru tiba di Sinabang pada Rabu siang, dan baru bisa berangkat lagi pada Rabu malam.
Informasi yang diperoleh Serambi menyebutkan, tertundanya satu trip keberangkatan feri antarpulau itu selain menyebabkan jumlah penumpang di Labuhan Haji yang hendak pulang ke Simeulue bertambah, juga jumlah truk pembawa sembako semakin banyak tertahan di Labuhan Haji lantaran terbatasnya muatan truk di dek KMP Teluk Singkil.(c48)
Editor : bakri
