Rabu, 26 November 2014
Serambi Indonesia

Rumah Bendahara Kantor Kehutanan Digasak Maling

Sabtu, 11 Februari 2012 08:54 WIB

* 40 Mayam Emas Raib

BANDA ACEH - Kediaman Bendahara Kantor Kehutanan Aceh, Razali (45) di Jalan Melati, Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Rabu (8/2) malam, digasak maling. Akibat pencurian itu keluarga korban mengalami kerugian hingga puluhan juta, karena emas 40 mayam, uang Rp 2 juta serta sebuah laptop merek Dell sukses digondol pelaku.

Pencurian itu diperkirakan terjadi rentang waktu menjelang shalat Isya hingga pukul 21.45 WIB. Karena sekira pukul 22.00 WIB, Razali bersama istri dan anak-anaknya sudah kembali ke rumah. Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Moffan MK SH melalui Kapolsek Ulee Kareng Iptu Vita Indrawati kepada Prohaba menyebutkan ada kecurigaan pelaku yang membobol rumah Razali, adalah orang yang cukup mengenal rumah yang akan menjadi sasarannya. Bahkan pelaku cukup tahu jalur yang dimasuki serta membaca betul situasi rumah saat itu dalam kondisi kosong. “Tapi, kami belum tahu atau siapa pelaku pencurian itu. Kecurigaannya pelaku itu, sudah cukup mengenal sasaran pencuriannya itu,” sebut Vita.

Didampingi Kanit Reskrim Ipda Firmansyah, Kapolsek Ulee Kareng itu menyebutkan, pengungkapan siapa pelaku pencurian itu akan lebih mudah jika ada gambaran dari keluarga korban siapa orang yang kemungkinan dicurigai. “Tentu kita tidak langsung menangkap orang yang dicurigai itu. Tapi, gerak-geriknya pasti dipantau,” ujar Vita.

Menurut Vita, pelaku pencurian itu diperkirakan lebih satu orang dan masuk melalui jendela samping yang bagian pengaitnya telah mengalami kerusakan. Jendela dimaksud kata Kapolsek Ulee Kareng itu, adalah jalur masuk ke kamar salah seorang anak Razali. “Sepertinya pelaku sudah cukup tahu pengait jendela yang dilewati itu, rusak. Posisi pengait yang telah patah tersebut hanya diikat menggunakan tali,” sebut Vita.

Setelah berhasil menarik bagian pengait jendela yang hanya diikatkan dengan tali itu, kemudian pelaku merusak bagian jeruji di bagian jendela tersebut. “Melalui jendela kamar anak korban, diperkirakan hanya menjadi jalur masuk. Karena di kamar anaknya itu pelaku tidak mengambil apalagi mengobrak-abrik isi dari dalam kamar itu. Tapi, pelaku langsung masuk ke kamar Pak Razali. Dalam kamar itu lah pelaku menggondol 40 mayam emas yang diambil dari dalam sebuah kotak, uang Rp 2 juta dan sebuah laptop merek Dell,” pungkas Vita.

Sejauh ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan barang bukti dan memintai keterangan saksi-saksi. Dan tim identifikasi Polresta Banda Aceh, pada malam itu juga langsung melakukan olah TKP. “Kami baru mendapat kabar dari korban setelah 15 menit korban mengetahui ada pencurian di rumahnya. Kami juga berharap bisa mengungkap siapa pelakunya,” papar Kapolsek Ulee Kareng Iptu Vita Indrawati.

Lokasi rumah Razali terhitung padat penduduk. Hanya saja jendela samping itu mengarah ke kebun kosong. Warga sekitar baru tahu ada kejadian, ketika nyonya rumah menjerit histeris mendapati lemari pakaian sudah dibongkar isinya, serta tas penyimpanan perhiasan berikut uang kontan telah kosong melompong.(mir)
Editor: hasyim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas