Sabang Akan Miliki Spesialis Kandungan
Minggu, 12 Februari 2012 10:01 WIB
Berita Terkait
- Askes Dituding Interpensi Kerja Dokter RSU Sigli
- Bahan Baku Naik, Perajin Tahu Tempe Mogok Produksi
- Cuaca Buruk, Evakuasi Sukhoi Dilanjutkan Besok
- Tim Medis Perlu Data "Ante Mortem" dari Keluarga Korban
- Pegawai PBB di Jordania Mogok Kerja
- Meski Hanya Lulusan SD, Pria Ini Nekat Buka Praktek…
- Kanker Paru, Si Pencuri Kehidupan yang Sulit Dideteksi
- Waspadai 5 Gejala Penyakit Kanker Paru
- Fasiltas RSUD Abdya Masih Minim
- Kulit Pisang Bisa Jadi Obat
* Diperkirakan Pertengahan Tahun Ini
SABANG - Masyarakat Sabang akan segera dapat menikmati layanan dari dokter spesialis kandungan, paling cepat mulai pertengahan tahun ini. Selama ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sabang belum memiliki seorangpun dokter spesialis kandungan.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Sabang, dr Togu Siburian, kepada Serambi, kemarin. “Ada dua dokter spesialis kandungan RSUD Sabang yang sedang menyelesaikan pendidikan. Kemungkinan akan selesai paling lambat tahun depan. Bisa jadi lebih cepat,” kata Togu.
Setelah itu, tambah Togu, pihaknya akan segera mengajukan permohonan peningkatan status RSUD Sabang dari Tipe D menjadi Tipe C, karena syarat-syaratnya sudah terpenuhi. Pihaknya juga akan mengajukan permohonan akreditasi ke Kementerian Kesehatan RI.
“Di bidang pelayanan, syaratnya harus ada minimal empat dokter spesialis yaitu spesialis anak, kandungan, penyakit dalam, dan bedah, plus spesialis penunjang seperti anastesi dan radiolologi. Status dokter itu juga harus definitif. Masalahnya sekarang, kita belum punya spesialis kandungan,” papar dr Togu.
Togu Siburian mengatakan, pihaknya terus berupaya menyiapkan sejumlah persyaratan di bidang pelayanan dan fasilitas untuk mengajukan permohonan peningkatan status dan akreditasi. Termasuk memberi pelatihan dan menyekolahkan delapan orang dokter dari 11 dokter RSUD Sabang.
Selain itu, kata Tugo lagi, RSUD Sabang masih terkendala fasilitas penyediaan air bersih. Pihaknya akan menyiasati dengan membuat intake air yang menghasilkan air berstandar kesehatan. Karena itu, pihaknya meminta dukungan Pemko Sabang. Sementara mengenai infrastruktur RSUD Sabang cukup memadai karena sudah punya 60 tempat tidur, 30 bangsal, 12 VIP klas 1, dan enam VIP utama.(gun)
SABANG - Masyarakat Sabang akan segera dapat menikmati layanan dari dokter spesialis kandungan, paling cepat mulai pertengahan tahun ini. Selama ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sabang belum memiliki seorangpun dokter spesialis kandungan.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Sabang, dr Togu Siburian, kepada Serambi, kemarin. “Ada dua dokter spesialis kandungan RSUD Sabang yang sedang menyelesaikan pendidikan. Kemungkinan akan selesai paling lambat tahun depan. Bisa jadi lebih cepat,” kata Togu.
Setelah itu, tambah Togu, pihaknya akan segera mengajukan permohonan peningkatan status RSUD Sabang dari Tipe D menjadi Tipe C, karena syarat-syaratnya sudah terpenuhi. Pihaknya juga akan mengajukan permohonan akreditasi ke Kementerian Kesehatan RI.
“Di bidang pelayanan, syaratnya harus ada minimal empat dokter spesialis yaitu spesialis anak, kandungan, penyakit dalam, dan bedah, plus spesialis penunjang seperti anastesi dan radiolologi. Status dokter itu juga harus definitif. Masalahnya sekarang, kita belum punya spesialis kandungan,” papar dr Togu.
Togu Siburian mengatakan, pihaknya terus berupaya menyiapkan sejumlah persyaratan di bidang pelayanan dan fasilitas untuk mengajukan permohonan peningkatan status dan akreditasi. Termasuk memberi pelatihan dan menyekolahkan delapan orang dokter dari 11 dokter RSUD Sabang.
Selain itu, kata Tugo lagi, RSUD Sabang masih terkendala fasilitas penyediaan air bersih. Pihaknya akan menyiasati dengan membuat intake air yang menghasilkan air berstandar kesehatan. Karena itu, pihaknya meminta dukungan Pemko Sabang. Sementara mengenai infrastruktur RSUD Sabang cukup memadai karena sudah punya 60 tempat tidur, 30 bangsal, 12 VIP klas 1, dan enam VIP utama.(gun)
Editor : bakri
