Hizbullah; "Balas dendam kami bukan untuk diplomat Israel"
Jumat, 17 Februari 2012 21:55 WIB
Share |
hasan_nasrallah.jpg
Hasan Nasrallah
SERAMBINEWS.COM - Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah, bersumpah akan membalas dendam atas kematian pejabat militer Hizbullah Imad Mughniyeh yang tewas dalam ledakan bom mobil misterius di Damaskus, Suriah, pada 2008 lalu.

"Balas dendam kami bukan untuk diplomat Israel," tukas pimpinan mujahidin Hizbullah itu seperti dikutip Xinhua, Jumat (17/2/2012).

Nasrallah menampik segala bentuk tuduhan keji Israel yang mengatakan keterlibatan pejuang Hizbullah dalam insiden bom yang melukai diplomat Israel.

Nasrallah dalam pidato televisi di Beirut pada Kamis menandai haul keempat syahadah Kepala Keamanan Hizbullah Imad Mughniyah.

"Kami, Hizbullah, tidak memainkan peranan dalam insiden bom tersebut. Balas dendam kami tidak kami tujukan kepada pasukan atau diplomat Israel. Hal ini adalah penghinaan bagi Hizbullah," ujar Nasrallah.

Dikatakan, selama ini gerakan pembebasan Hizbullah dan Iran menjadi salah satu pihak yang tertuduh dan bertanggungjawab atas semua ledakan bom di India, Georgia, dan Thailand.

Tuduhan itu dilontarkan oleh Israel pada pekan ini. Israel bahkan sangat yakin, Iran dan Hizbullah -dua kekuatan yang selalu mengandaskan kedigdayaan Israel di Timur Tengah- adalah pihak paling layak dituduh.

Nasrallah mengatakan, Iran takkan meminta Hizbullah agar menyerang Israel. Namun, Hizbullah akan bersiap diri untuk mengambil tindakan guna merespons sikap Israel. [www.Islam Times.org)

Editor : ampuh