Jumlah PSK Menurun
Jumat, 17 Februari 2012 20:53 WIB
Share |

SERAMBINEWS.COMSURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, jumlah pekerja seks komersial (PSK) semakin berkurang di Surabaya. Jumlah PSK mengalami penurunan sejak 2009 hingga 2011.


Pada 2009, tercatat 3.225 PSK dan 868 mucikari yang tersebar di enam lokalisasi di Surabaya. Sementara pada 2010, jumlah PSK mengalami penurunan dan tinggal 2.996 dengan 805 mucikari. Pada 2011, PSK sebanyak 2.027 orang dan mucikari 612 orang.


"Terjadi penurunan drastis sekitar 32 persen untuk PSK dan 24 persen mucikari," kata Risma di hadapan Menteri Sosial Salim Assegaf Al Jufri di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/2/2012).


Pada kesempatan itu Risma menjelaskan, berbagai upaya mengatasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Salah satu program Pemkot Surabaya melalui pembinaan dan pembekalan yang diberikan kepada PMKS di lingkungan pondok sosial (liponsos) serta panti-panti rehabilitasi PMKS.


Di Liponsos Keputih misalnya, penghuni diajari cara menanam sayuran, kemudian hasilnya dibeli oleh Pemkot Surabaya, sehingga mereka bersemangat untuk bercocoktanam.


Menurut Risma, sekitar 90 persen PMKS di Surabaya berasal dari daerah lain di Jawa Timur. Namun demikian, Pemkot Surabaya memiliki kewajiban untuk merawat mereka.


Menteri Sosial mengatakan, PMKS merupakan problem kompleks sehingga penanganannya membutuhkan sinergi semua kalangan, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kota/kabupaten, kepolisian, LSM, hingga mahasiswa.


Terkait wacana penutupan lokalisasi Dolly di Surabaya, Salim setuju namun harus mempertimbangkan berbagai faktor, agar tidak menimbulkan masalah baru. "Jika semua berkoordinasi dengan baik, saya yakin bisa terealisasi pada 2013," ujarnya.

Editor : Boyozamy
Sumber : Kompas.com