Anggota Dewan: Maksimalkan Perawatan Mobil Pemadam
Sabtu, 18 Februari 2012 10:57 WIB
Berita Terkait
- Mobil Patroli Polisi Dirusak Massa
- Suzuki Mobil Buka Diler di Banda Aceh
- Peluncuran Suzuki Ertiga
- 150 Mobil Toyota Ikut Fun Rally
- Tanam Pohon di Pesantren
- Fraksi PKS Sorot Dana Perjalanan Dinas Dewan
- Indonesia Pinjam Lagi USD2 Miliar ke World Bank
- 1.000 Mobil Bekas Tiap Harinya Terjual Lewat Media…
- Ingin Mobil, Ikuti Program ‘Rezeki Aceh’ Telkomsel
- Rumah Dinas Perkebunan Dijadikan Bengkel
TAPAKTUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan meminta Pemkab setempat memaksimalkan kembali perawatan mobil pemadam kebakaran yang di stanbaykan di setiap posko yang ada. Hal itu bertujuan supaya kondisi armada pemadam kebakaran yang notabenenya sudah dimakan usia itu bisa selalu terjaga dan tidak terkendala saat dioperasikansewaktu terjadinya musibah kebakaran.
“Kita berharap Pemkab Aceh Selatan bisa memaksimalkan kembali perawatan terhadap armada pemadam kebaran yang notabenenya sudah dimakan usia itu. Sehingga dengan demikian kondisi armada pemadam kebaran tersebut bisa selalu terjaga dan tidak terkendala saat dioperasikan sewaktu terjadinya musibah kebakaran, seperti yang terjadi di Meukek beberapa malam lalu,” kata Azmir SH, anggota DPRK Aceh Selatan, Jumat (17/2).
Dia juga mengatakan, jika SKPD dimaksud terkendala anggaran, maka pada tahun 2013 mendatang pihaknya selaku anggota DPRK Aceh Selatan akan mendukung alokasi anggaran untuk kebutuhan SKPD dimaksud. Sebab menurutnya, yang menjadi kendala saat terjadinya musibah kebakaran selama ini bukan dari personel/petugasnya melainkan lebih kepada faktor kondisi armada pemadam kebaran yang dinilai sudah kurang layak.
“Untuk itu perlu dimaksimalkan kembali perawatan armada pemadam kebakaran yang ada di Kuta Fajar, Bakongan, Labuhan Haji dan Meukek, serta yang berada di Pos induk Tapaktuan, supaya saat adanya insiden kebakaran mobil pemadam kebaran tersebut benar-benar bisa beroperasi secara maksimal,” papar Azmir SH.
Di samping itu, tambahnya, Pemkab Aceh Selatan juga perlu meningkatkan honor bagi para petugas pemadam. Sebab menurutnya, tugas dan tanggungjawab yang dipikul petugas pemadam kebakaran selama ini belum sebanding dengan tantangan kerja yang dihadapi. “Oleh karenanya kita sangat berharap adanya dukungan dari rekan-rekan dewan lainnya supaya ke depan jerih payah mereka itu bisa ditingkatkan kembali,” pungkas Azmir SH.(tz)
“Kita berharap Pemkab Aceh Selatan bisa memaksimalkan kembali perawatan terhadap armada pemadam kebaran yang notabenenya sudah dimakan usia itu. Sehingga dengan demikian kondisi armada pemadam kebaran tersebut bisa selalu terjaga dan tidak terkendala saat dioperasikan sewaktu terjadinya musibah kebakaran, seperti yang terjadi di Meukek beberapa malam lalu,” kata Azmir SH, anggota DPRK Aceh Selatan, Jumat (17/2).
Dia juga mengatakan, jika SKPD dimaksud terkendala anggaran, maka pada tahun 2013 mendatang pihaknya selaku anggota DPRK Aceh Selatan akan mendukung alokasi anggaran untuk kebutuhan SKPD dimaksud. Sebab menurutnya, yang menjadi kendala saat terjadinya musibah kebakaran selama ini bukan dari personel/petugasnya melainkan lebih kepada faktor kondisi armada pemadam kebaran yang dinilai sudah kurang layak.
“Untuk itu perlu dimaksimalkan kembali perawatan armada pemadam kebakaran yang ada di Kuta Fajar, Bakongan, Labuhan Haji dan Meukek, serta yang berada di Pos induk Tapaktuan, supaya saat adanya insiden kebakaran mobil pemadam kebaran tersebut benar-benar bisa beroperasi secara maksimal,” papar Azmir SH.
Di samping itu, tambahnya, Pemkab Aceh Selatan juga perlu meningkatkan honor bagi para petugas pemadam. Sebab menurutnya, tugas dan tanggungjawab yang dipikul petugas pemadam kebakaran selama ini belum sebanding dengan tantangan kerja yang dihadapi. “Oleh karenanya kita sangat berharap adanya dukungan dari rekan-rekan dewan lainnya supaya ke depan jerih payah mereka itu bisa ditingkatkan kembali,” pungkas Azmir SH.(tz)
Editor : hasyim
