Hafizh Cilik Target Hafal 2 Juz Pertahun
Sabtu, 18 Februari 2012 13:00 WIB
Share |
* Banda Aceh Miliki 280 Hafizh Quran

BANDA ACEH - Putra putri Kota Banda Aceh yang masuk dalam Kelompok Tahfizh Alquran, ditargetkan mampu menghafal minimal dua juz dalam setahun. Dengan begitu, dalam waktu 15 tahun putra putri tersebut sudah menjadi hafizh 30 juz.

Koordinator Tahfizh Alquran Kota Banda Aceh, Ustaz Zulfikar SAg mengatakan hal itu usai pembentukan kelompok Tahfizh Alquran tahun 2012, di Masjid Syuhada Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Kamis (16/2). Program ini, katanya, adalah program Dinas Syariat Kota Banda Aceh untuk menghasilkan hafizh-hafizhah yang handal.

“Tahun 2011, Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh telah membentuk 10 kelompok tahfizh di 10 masjid. Tahun ini, dibentuk 10 kelompok lagi. Kami menargetkan dalam satu tahun para santri mampu menghafal dua juz,” kata Zulfikar.

Dia menyebutkan, hasil program tersebut tahun lalu, tercatat 10 persen santri mampu menghafal tiga juz, 30 persen menghafal dua juz, dan 60 persen mampu menghafal satu juz. Hasil ini, menurut Zulfikar, merupakan hasil yang cukup menggembirakan.

280 hafizh
Sementara itu, informasi diperoleh dari Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Drs Said Yulizal MSi, melalui Kabid Pengembangan Syariatdan Dayah, Ida Friatna MAg, hingga saat ini tercatat sudah 280 putra-putri Kota Banda Aceh yang masuk dalam kelompok tahfizh Alquran.

Menurut Ida, tahun 2011 tercatat 180 santri dalam program ini. Sedangkan tahun ini 200 orang. “Para hafizh dan hafizhah ini berusia antara tujuh tahun hingga 14 tahun. Kami memang fokus pada anak-anak yang masih kecil. Sehingga ketika mereka beranjak remaja, mereka sudah bisa menghafal 30 juz,” kata Ida Friatna kepada Serambi, kemarin.(saf)

* kelompok hafizh
- Tahun 2011 hafizh berjumlah 180 orang
- Tahun 2012 hafizh berjumlah 200 orang
- Untuk tahun 2012, masih terbuka kesempatan bagi putra-putri Kota Banda Aceh untuk ikut program ini
- Para hafizh/hafizhah berusia 7-14 tahun
- Tahun 2012 kegiatan belajar menghafal dimulai Selasa 21 Februari
- Masing-maisng kelompok dibimbing 2 guru, perwakilan masyarakat, dan satu tenaga tahfizh dari Dinas Syariat Islam

Editor : hasyim