Proyek Saluran Jadi Temuan BKP
Pembangunan saluran di jalan pusat kota banyak kejanggalan. Seperti lapisan besi di lantai bawah tidak sesuai ketentuan
“Pembangunan saluran di jalan pusat kota banyak kejanggalan. Seperti lapisan besi di lantai bawah tidak sesuai ketentuan serta dalam perancangan besi dibuat dua lapis, tapi ada beberapa meter yang dibuat hanya satu lapis saja,” ujar Ketua Pansus, Husaini, kepada Serambi, kemarin.
Husaini juga mengatakan, pihaknya telah mendapat klarifikasi Dinas PU. “Menurut pihak dinas, kejanggalan yang kami temukan tadi (kemarin-red) ternyata sudah menjadi temuan BPK beberapa waktu Sehingga Rp 75 juta dari Rp 800 juta total dana proyek itu harus dikembalikan ke kas negara. Pengakuan Dinas PU ke kami, dananya telah dikembalikan. Jadi kita berharap dana itu benar-benar telah dikembalikan, jangan sampai menipu kita,” jelasnya.
Kadis PU Lhokseumawe, Zahedi mengaku proyek pembangunan saluran tersebut sudah menjadi temuan BPK. “Dana proyek itu Rp 70 juta harus dikembalikan ke kas negara. Kini, dana proyek tersebut telah kita kucurkan 85 persen atau masih ada Rp 125 juta belum kita kucurkan untuk pemeliharaan. Tapi, dana itu akan kita potong Rp 70 juta untuk kita kembalikan ke kas negara,” jelasnya.(bah)