SMKN 1 Jeunieb, Bireuen
Masih Honor Jadi Ketua Program
MUHAMMAD Zuhri (24), bukan cuma muda usia. Pengalaman mengajar juga terbilang masih minim, yakni baru dua tahun (sejak 2010)
Menilik ke kebelakang, ternyata tanggung jawab Zuhri --yang melebihi statusnya sebagai guru honor itu-- tidak terlepas dari prestasi yang diraihnya, semasih berstatus siswa mau pun guru honor dalam setahun terakhir. M Zuhri merupakan alumni SMKN-1 angkatan kedua (lulus tahun 2007).
Saat masih berstatus siswa, Zuhri meraih juara satu Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Aceh dan menjadi wakil Aceh ke LKS tingkat nasional di Bandung. Setelah lulus, ia mendapat beasiswa penuh untuk kuliah lagi di bidang kelautan dan pelayaran (NKPI) di Politeknik Negeri Jember Jawa Timur.
Setelah lulus kuliah, Zuhri diminta untuk menjadi tenaga pengajar di SMKN Jeunieb. Hanya setahun berselang, pimpinan sekolah memberikan kepercayaan kepada Zuhri untuk menjabat Ketua Program NKPI.
Pria yang masih lajang itu kepada Serambi mengatakan, di SMKN 1 Jeunieb, mereka tidak hanya belajar menangkap ikan dan bidang pelayaran, tapi juga belajar cara mengolah dan mengembangkan hasil laut menjadi bernilai ekonomi tinggi.
“Biota laut itu banyak sekali. Bukan cuma ikan, tapi rumput laut dan beragam biota lainnya memberikan nilai ekonomi yang tinggi, apabila mampu diolah,” ujarnya.
Sehari-hari, Zuhri mendidik siswa agar memahami laut dan isinya serta bagaimana mengolahnya. “Semua itu membutuhkan kemahiran dan praktek langsung. Dengan adanya praktek para siswa semakin berminat belajar tentang kelautan secara menyeluruh,” kata dia.
Meski masih berstatus honor, Muhammad Zuhri tetap berkomitmen tinggi untuk menjalankan tanggunnya sebagai Ketua Program NKPI. Menjadi ketua program, kata Zuhri, merupakan tantangan tersendiri karena ia harus terus belajar dan memperdalam pengetahuannya, sehingga apa yang disampaikan kepada murid dan pengembangan kurikulum lebih bermanfaat bagi lulusan nantinya.* yusmandin idris