Jumat, 12 Juni 2026

Tak Juga Menang

Prestasi skuadra PSGL Gayo Lues masih juga belum menjanjikan. Petang kemarin, di Stadion Seribu Bukit, tuan rumah kembali

Tayang:
Editor: bakri
* PSGL 2 vs 2 Persih

BLANGKEUJEREN - Prestasi skuadra PSGL Gayo Lues masih juga belum menjanjikan. Petang kemarin, di Stadion Seribu Bukit, tuan rumah kembali dipaksa bermain imbang melawan Persih Tembilahan 2-2, di lanjutan kompetisi divisi utama PT Liga Indonesia.

Dari delapan pertarungan dilakoni, praktis Macan Leuser--julukan PSGL---masih juga belum bisa menang. Padahal, anak-asuh Kustiono telah tampil empat kali di kandang sendiri. Dari empat kali laga, mereka hanya mampu mengantongi nilai dua yakni bermain seri saat menjamu PSIM Yogyakarta (0-0), dan Persih 2-2.

Di dua laga sebelumnya kala bermain di hadapan pendukungnya, tim PSGL harus mengakui ketangguhan Persebaya Surabaya serta Persita Tangerang. Melawan The Green Force---julukan Persebaya, PSGL tak bisa berbuat banyak hingga menyerah 1-3. Sementara menjamu skuad Persita, Macan Leuser kembali terkapar 1-2.

Kegagalan meraih kemenangan perdana itu menandai buruknya kiprah dari Kustiono. Dari delapan pertandingan dilakoni, pelatih Medan tersebut tak mampu mempersembahkan kemenangan. “Seharusnya, para pengurus PSGL sudah bisa mengevaluasi kinerja pelatih itu. Mulai dari liga, PSGL hanya berada di juru kunci. Ini sudah gagal maka PSGL perlu cari pelatih baru,” kata sejumlah penonton usai tarung  petang kemarin.

Seperti diketahui, PSGL menelan kekalahan saat melakoni perlagaan tandang. Tata Setiadi cs kalah telak dari Persip Pekalongan (0-3), Persitema Temanggung (0-1), PS Bengkulu (0-1), dan terakhir harus menyerah usai dihajar Persitara Jakarta Utara, 1-4. Hasil ini pun makin membuat PSGL sulit lepas dari zona degradasi.

Tuan rumah sempat menerbitkan asa untuk memenangkan laga. Karena, PSGL hanya butuh waktu satu menit untuk membobolkan gawang Persih. Gol di menit pertama dihasilkan lewat sundulan akurat M Junaidi. Namun, Harimau Rawa---julukan Persih---membalasnya lewat hentakan legiun asing asal Kamerun, Christian Bekatal. Mantan striker Persiraja mampu memborong dua gol menit 15 dan 31.

Dalam pertandingan dipimpin wasit Ferdinand Duha asal Sibolga, Medan, kedua tim terpaksa bermain di lapangan becek. Pasalnya, sebelum pertandingan dimulai, Gayo Lues diguyur hujan deras sehingga membuat laga menjadi kurang menarik. Beruntung tuan rumah tak kalah.

Pada menit 71, PSGL mampu selamat dari kekalahan. Gol yang membuat Macan Leuser terhindar dari kekalahan dilesatkan Fitra R. Marka 2-2 bertahan sampai pertandingan berakhir. Praktis, Persih Tembilahan mampu memenuhi target membawa satu angka dari laga tandang.(c40)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved