Labuhan Haji-Sinabang belum Normal
Senin, 20 Februari 2012 09:41 WIB
Share |
TAPAKTUAN - Hingga Minggu (19/2) kemarin, arus transportasi laut dari Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan menuju Sinabang, Kabupaten Simeulue belum kunjung normal. Namun untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga barang, pihak UPTD Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji memprioritaskan pengangkutan barang pangan dan kebutuhan lain.

“Hari ini (Minggu) kita fokuskan bagian pangan dan truk bermuatan barang kebutuhan lainnya. Hal itu untuk mencegah terjadinya lonjakan harga barang di Simeulue. Sebab, jumlah penumpang hari ini sedikit berkurang dari hari biasa, namun jumlah truk barang kian bertambah,” kata Kepala Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Akhyar SH, ketika dikonfirmasi Serambi, Minggu (19/2) via telpon selulernya.

Akhyar juga mengatakan, KMP Teluk Simeulue yang saat ini masih menjalani perawatan (naik dok), bakal kembali beroperasi pada bulan Maret 2012 mendatang. Sebab proses untuk bisa kembali beroperasi setelah naik dok itu menurutnya butuh waktu lama. “Usai menjalani perawatan tidak bisa langsung dioperasikan, makanya diperkirakan bulan Maret mendatang KMP Teluk Simeulue itu baru bisa beroperasi kembali,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, hingga kemarin puluhan truk bermuatan barang masih antre di komplek UPTD Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, dan diperkirakan sebagian dari truk tersebut akan diberangkatkan ke Simeulue pada Minggu sore kemarin.

“Hari ini kita hanya bisa mengangkut truk-truk yang sudah duluan antre dan memprioritaskan barang pangan. Sebab kapasitas KMP Teluk Singkil ini tidak sanggup melayani semua truk yang terparkir di sini,” jelasnya mengakhiri.(tz)

Editor : bakri